Details

Pengukuhan Agen Perubahan UIN SAIZU Purwokerto

Purwokerto,- Dengan penuh semangat dan kebanggaan, Auditorium UIN SAIZU Purwokerto menjadi saksi sejarah pengukuhan agen perubahan, yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN SAIZU Purwokerto, Prof. Ridwan. Senin (4/12). Acara ini menjadi momen bersejarah bagi UIN SAIZU Purwokerto, karena menandai langkah nyata dalam memajukan lembaga pendidikan tinggi Islam di tengah-tengah masyarakat.

Pengukuhan agen perubahan tidak hanya melibatkan unsur dari Rektorat, namun juga melibatkan para tokoh dari berbagai fakultas, pascasarjana, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di UIN SAIZU Purwokerto. Dalam acara tersebut, Prof. Ridwan secara resmi mengukuhkan sejumlah agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam membawa perubahan positif di lingkungan kampus.

Agen perubahan yang dilantik dalam acara tersebut antara lain Dr. Suparjo, M.A., seorang akademisi yang menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta Dr. M. Iqbal Juliansyahzein, Wakil Dekan I Fakultas Syariah. Turut dilantik pula Tri Mulatsih Pudjileksani, S.H., seorang ahli dalam Pengembang Teknologi Pembelajaran pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Munjiatun, S.Pd.I., M.Pd., yang menjadi Pengembang Teknologi Pembelajaran pada Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora.

Aris Nurrohman, M.Hum, yang menjabat sebagai Kepala UPT Karir, serta Yusuf Heriyanto, M.Kom, seorang dosen Teknik Informatika, juga ikut dilibatkan dalam pengukuhan agen perubahan. Tak ketinggalan, Dr. Heru Kurniawan, M.Hum., Kaprodi S.2 PIAUD Pascasarjana, juga mendapatkan kehormatan sebagai agen perubahan.

Sebelum prosesi pengukuhan dimulai, seluruh hadirin di Auditorium UIN SAIZU Purwokerto diberikan kesempatan untuk mendengarkan pembacaan lima budaya kerja Kementerian Agama. Pembacaan ini, yang disampaikan oleh Abdal Chaqil Harimi, diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh keluarga besar UIN SAIZU Purwokerto. Ini menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan dan komitmen terhadap perubahan yang akan dilakukan.

Setelah pembacaan lima budaya kerja selesai, acara dilanjutkan dengan pengucapan ikrar oleh para agen perubahan yang dipimpin oleh Dr. Alief Budiyono. Ikrar tersebut menjadi komitmen nyata mereka untuk berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di berbagai aspek kehidupan kampus. Kebersamaan dan semangat perubahan begitu terasa di ruang auditorium.

Tak lama setelah pengucapan ikrar, Rektor UIN SAIZU Purwokerto secara simbolis melakukan penyematan Samir kepada para agen perubahan. Samir menjadi simbol dari tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh lembaga kepada mereka. Dengan penuh harap, Rektor berpesan agar para agen perubahan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan penuh integritas dan dedikasi.

Acara pengukuhan agen perubahan di UIN SAIZU Purwokerto ini tidak hanya menjadi seremoni formal semata, tetapi juga menciptakan atmosfer kebersamaan dan semangat baru di kalangan civitas academica kampus. Langkah ini diyakini akan membawa dampak positif bagi perkembangan UIN SAIZU Purwokerto ke depannya, menjadikannya pusat pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan zaman

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *