Details

Pascasarjana UIN Saizu Lepas 20 Calon Wisudawan, Prof. Roqib: Gelar Harus Membawa Keberkahan dan Kemaslahatan

UINSAIZU.AC.ID- Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar acara Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati Periode Mei 2026 pada Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ujian Doktor Pascasarjana tersebut diikuti oleh 20 calon wisudawan dan wisudawati serta dihadiri jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan sebagai bentuk penghormatan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya di jenjang magister dan doktor. Rangkaian kegiatan diawali sambutan perwakilan calon wisudawan, sambutan Direktur Pascasarjana, prosesi pengalungan samir, penyerahan kenang-kenangan, doa, hingga penutupan.

Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati menjadi momentum penuh makna bagi para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi. Selain menjadi bentuk apresiasi atas capaian akademik, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan Pascasarjana UIN Saizu.

Dalam kesempatan itu, Ade Suherman selaku perwakilan calon wisudawan dan wisudawati menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi selama proses perkuliahan.

Dia menilai keberhasilan menyelesaikan studi tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini memberikan bimbingan akademik maupun motivasi selama menempuh pendidikan di Pascasarjana UIN Saizu.

Direktur Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto, Prof. Moh. Roqib dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama masa studi dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut Prof. Roqib, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar kepada masyarakat, lembaga, dan bangsa. "Selamat itu tidak statis tetapi dinamis, ada lanjutannya, yaitu membawa kemaslahatan dan keberkahan," ujarnya.

Setelah wisuda, kata dia, tergantung kehendak masing-masing wisudawan. "Ada magister yang biasa-biasa saja, sehingga tidak ada pengaruhnya sebelum dan sesudah menjadi magister. Ada yang berpengaruh, rezekinya langsung lancar misalnya, dan langsung ingin melanjutkan doktor," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang lulusan tidak hanya terletak pada gelar yang berhasil diraih, tetapi juga pada dampak positif yang diberikan setelah menyelesaikan pendidikan.

"Kalau setelah lulus semakin semangat daripada kemarin, semakin semangat menyukseskan lembaganya, itu tandanya magisternya berkah. Kalau malah turun semangatnya, berarti magisternya tidak membawa berkah dan maslahat," lanjutnya.

Dalam pesannya, Prof. Roqib mengingatkan bahwa gelar akademik bukan sekadar pencapaian administratif yang berhenti pada seremoni wisuda. Gelar magister maupun doktor harus mampu mendorong transformasi diri yang ditandai dengan meningkatnya kualitas pribadi, etos kerja, profesionalitas, dan semangat pengabdian.

Menurutnya, semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moral dan sosial yang harus dijalankan. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata melalui ilmu yang dimiliki.

Ia juga menekankan bahwa keberkahan ilmu dapat dilihat dari meningkatnya produktivitas dan kontribusi seseorang setelah menyelesaikan studi. Lulusan Pascasarjana diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan solusi, memperkuat lembaga tempat bekerja, serta berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

Suasana haru dan bahagia mewarnai prosesi pelepasan, terutama saat pengalungan samir kepada para calon wisudawan dan wisudawati. Prosesi tersebut menjadi simbol keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan perjalanan akademik sekaligus penanda dimulainya fase baru dalam kehidupan profesional dan pengabdian sosial.

Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan mahasiswa dengan para dosen dan pimpinan Pascasarjana sebelum mengikuti prosesi wisuda resmi yang akan digelar UIN Saizu.

Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati Periode Mei 2026 sekaligus menegaskan komitmen Pascasarjana UIN Saizu dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten, budaya akademik yang kuat, dan program studi yang terus berkembang, Pascasarjana UIN Saizu terus menjadi pilihan bagi akademisi, profesional, maupun praktisi yang ingin meningkatkan kapasitas keilmuan sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat.

Melalui lulusan yang berkualitas dan berdampak, Pascasarjana UIN Saizu berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul serta menghadirkan kemaslahatan bagi bangsa dan peradaban. (AR)

Kampus Desa Mendunia! 

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *