Details

Mahasiswi UIN Saizu Adisti Alfiani Torehkan Prestasi Nasional, Padukan Sastra, Kepemimpinan, dan Spiritualitas

UINSAIZU.AC.ID- Di tengah dinamika kehidupan kampus Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, sosok Adisti Alfiani hadir sebagai potret mahasiswa berprestasi yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif mengukir prestasi di bidang seni, kepemimpinan, dan pengabdian sosial.

Adisti Alfiani merupakan mahasiswi Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu Purwokerto. Perempuan kelahiran Bumijawa, Kabupaten Tegal ini dikenal memiliki kepekaan rasa, kemampuan public speaking, serta semangat belajar yang konsisten sejak usia dini.

Dengan suara lembut dan tutur kata penuh keyakinan, Adisti percaya bahwa setiap langkah kecil memiliki makna besar bagi masa depan. “Setiap langkah kecil hari ini adalah pijakan besar untuk masa depan,” ungkapnya, semboyan hidup yang terus ia pegang dalam menapaki perjalanan akademik dan nonakademik.

Adisti menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya, mulai dari TK Handayani 03 Bumijawa, SD Negeri 03 Bumijawa, MTs Aswaja Bumijawa, hingga SMA Negeri 01 Bojong. Sejak masa sekolah, bakatnya di bidang sastra dan public speaking mulai terlihat dan terus berkembang.

Sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi, Adisti sempat menimba ilmu di Pondok Pesantren El-Fira 01 dan berhasil menghafal Juz 30 Al-Qur’an. Pengalaman pesantren tersebut menjadi fondasi spiritual yang kuat dalam membentuk karakter dan prinsip hidupnya.

“Pesantren mengajarkan saya bahwa seindah apa pun pencapaian dunia, semuanya akan bermakna jika diniatkan lillahi ta’ala,” tuturnya. Keputusan melanjutkan studi di UIN Saizu Purwokerto didasari keinginannya untuk berkembang secara holistik.

Menurut Adisti, UIN Saizu tidak hanya menawarkan kualitas akademik, tetapi juga lingkungan religius dan inspiratif yang mendorong mahasiswa untuk berdaya saing. “Motivasi saya kuliah di UIN Saizu adalah untuk terus berkembang dan menjadi pribadi yang bermanfaat. Pendidikan bagi saya bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang pembentukan karakter dan perluasan wawasan,” ujarnya.

Di kampus, Adisti aktif dalam berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya sebagai CO PIK-MA Ganes UIN Saizu, anggota Komunitas Mitra Remaja, serta Komunitas Motivator UIN Saizu. Aktivitas tersebut mengasah empati, kemampuan komunikasi, dan kepekaannya sebagai calon konselor.

Kecintaannya pada sastra dan seni membuahkan sejumlah prestasi, baik di tingkat kampus maupun nasional. Sepanjang tahun 2024–2025, Adisti berhasil menorehkan berbagai capaian, antara lain:

  • Juara II Puisi Diksi Terindah Tingkat Nasional 2025
  • Top 50 Best Poetry Writers Nasional 2025
  • Pemateri Tingkat Kampus 2024
  • Juara I Lomba Baca Puisi
  • Juara I Handicrafts (Pengolahan Limbah Plastik)
  • Juara II Variasi PBB
  • Peserta Kompetisi Sains Nasional (KSN-K) Fisika Tingkat Kabupaten

Tak hanya itu, Adisti juga dipercaya menyandang sejumlah gelar kehormatan, seperti Miss & Mister Modeling Star 2025, Putri Inspirasi Nusantara 2025, serta Duta Bimbingan Konseling Islam (BKI) 2024. Meski kerap tampil di depan publik, Adisti tetap menjaga sikap rendah hati. Baginya, panggung bukanlah ruang pamer, melainkan media dakwah nilai-nilai kebaikan.

“Tampil di panggung bukan untuk menunjukkan siapa kita, tapi untuk menyebarkan pesan positif. Modeling dan public speaking adalah sarana menyalurkan ekspresi dan memberi inspirasi,” ungkapnya. Ia memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam keseharian, sejalan dengan disiplin keilmuan Bimbingan Konseling Islam yang ia tekuni.

Ke depan, Adisti bercita-cita menjadi konselor muda yang inspiratif, yang tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan, tetapi juga mampu menguatkan jiwa dan menumbuhkan harapan.

Ia juga berkomitmen untuk terus menulis dan berbicara di ruang publik, menginspirasi generasi muda agar percaya diri dan berani bermimpi. “Jika saya bisa menginspirasi satu orang saja untuk tidak menyerah, itu sudah cukup berarti bagi saya,” ucapnya penuh ketulusan.

Kisah Adisti Alfiani menjadi cerminan semangat mahasiswa UIN Saizu Purwokerto yang berpikir luas, berjiwa lembut, dan bertindak nyata. Prestasinya membuktikan bahwa sinergi antara ilmu, karakter, dan spiritualitas mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan menginspirasi. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *