Mahasiswa KKN UIN Saizu Bangun Insinerator untuk Atasi Permasalahan Sampah di Desa Kalimanah Kulon

UINSAIZU.AC.ID- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto Angkatan 57 Kelompok 13 membangun insinerator sebagai solusi atas permasalahan sampah di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga.
Program tersebut dilaksanakan pada 6-19 Februari 2026 dan dipusatkan di kawasan Kompleks Pemakaman RW 02.
Permasalahan sampah selama ini menjadi keluhan utama warga, khususnya di wilayah RT 02 RW 02. Sampah rumah tangga kerap dibuang sembarangan di area pemakaman hingga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
Teguran dan imbauan yang telah dilakukan sebelumnya belum mampu mengubah kebiasaan tersebut.
Menanggapi kondisi itu, mahasiswa KKN UIN Saizu turut hadir dalam pertemuan rutin RT 02 RW 02 pada Jumat (6/2/2026) pukul 20.00 WIB.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan keluhan secara langsung terkait persoalan sampah yang dinilai semakin meresahkan. Mahasiswa KKN kemudian memaparkan program kerja berupa pembangunan insinerator atau tungku pembakaran sampah sebagai alternatif penanganan sampah skala lingkungan.
Perwakilan mahasiswa KKN, Luthfiyah Laeli, menyampaikan bahwa pembangunan insinerator diharapkan dapat menjadi solusi teknis untuk mengurangi penumpukan sampah rumah tangga. Usulan tersebut mendapat respons positif dari warga dan pengurus lingkungan setempat.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa bersama warga mulai membersihkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan insinerator pada Rabu (11/2/2026) pukul 08.00 WIB. Lokasi pembangunan dipilih di kawasan Pemakaman RW 02, yang sebelumnya menjadi titik pembuangan sampah liar.
Kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong dan berlangsung hingga 15 Februari 2026. Proses pembangunan insinerator dimulai pada Selasa (16/2/2026) pukul 08.30 WIB. Mahasiswa KKN bekerja sama dengan seorang tukang bangunan serta warga sekitar dalam proses konstruksi.
Insinerator dibangun menggunakan bahan dasar hebel, dilengkapi kerangka besi, acian semen, serta atap seng sebagai pelindung. Pembangunan berlangsung selama dua hari dan selesai pada Rabu (17/2/2026) pukul 14.00 WIB.
Uji coba pembakaran dilakukan pada Kamis (19/2/2026) pukul 11.00 WIB dan dihadiri Ketua RW 02, Paryono, serta sejumlah warga. Dalam uji coba tersebut, insinerator berfungsi sesuai rencana untuk membakar sampah rumah tangga kering dalam skala terbatas.
Ketua RW 02 menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UIN Saizu yang dinilai memberikan solusi konkret terhadap permasalahan lingkungan di wilayahnya. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh warga.
Pembangunan insinerator ini tidak hanya menjadi upaya teknis dalam pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Mahasiswa KKN berharap fasilitas tersebut dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan Desa Kalimanah Kulon yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program ini sekaligus menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat melalui solusi berbasis kebutuhan lokal. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan warga, diharapkan permasalahan sampah di Kalimanah Kulon dapat diminimalkan secara bertahap. (AL/AR)
Kampus Desa Mendunia !
#UINSaizu #KKN #Pengabdian #Pemberdayaan #Kampusdesamendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!