Details

Mahasiswa IAT UIN Saizu Perkuat Kompetensi Digitalisasi Al-Qur’an dan Hadis di Era Teknologi

UINSAIZU.AC.ID- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat kompetensi mahasiswa, agar adaptif terhadap perkembangan teknologi. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan digitalisasi Al-Qur’an dan Hadis yang diikuti 21 mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH).

Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Yayasan Metode Yassir Indonesia dan berlangsung selama sepekan, mulai 19-26 Januari 2026. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran aplikatif untuk mengenalkan transformasi kajian Al-Qur’an dan Hadis ke dalam format digital.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai teknik digitalisasi teks Al-Qur’an dan Hadis, pengelolaan arsip serta basis data keislaman berbasis digital, hingga pemanfaatan berbagai perangkat lunak pendukung. Seluruh materi disampaikan langsung oleh praktisi dari Yayasan Metode Yassir Indonesia yang berpengalaman dalam pengembangan digitalisasi teks keagamaan.

Kegiatan ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan pengelolaan data keislaman yang akurat, sistematis, dan mudah diakses melalui teknologi informasi, seiring berkembangnya kajian Islam di era digital.

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Saizu Purwokerto, A.M. Ismatulloh, menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi prodi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga memiliki keterampilan teknologi.

“Penguasaan teknologi menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari kajian keislaman kontemporer. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan memiliki bekal akademik dan keterampilan praktis yang saling melengkapi, sehingga mampu menjawab tantangan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, integrasi antara keilmuan Al-Qur’an dan Hadis dengan teknologi digital diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam pengembangan studi Islam yang relevan, kontekstual, dan berkelanjutan.

Dengan pelatihan ini, UIN Saizu menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berpegang teguh pada tradisi keilmuan Islam. (AR/TA)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *