Mahasiswa FUAH UIN Saizu Borong 10 Gelar Juara Internasional di ADIA International Festival 2025

UINSAIZU.AC.ID- Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mencetak sejarah dengan meraih 10 kejuaraan tingkat internasional dalam ajang ADIA International Festival 2025.
Kompetisi prestisius ini digelar oleh Asosiasi Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah se-Asia Tenggara (ADIA) dan mengangkat tema besar “Cultural Resilience and Digital Literacy for a Diverse Society".
Festival ini menjadi ajang unjuk kemampuan mahasiswa dalam ranah akademik, seni, literasi, dan budaya yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung dari 14 April hingga 6 Juni 2025.
Setelah melalui proses kurasi dan penilaian ketat oleh dewan juri internasional pada 16-30 Juni 2025, panitia mengumumkan para pemenang secara resmi pada 22 Juli 2025.
Prestasi Membanggakan Mahasiswa FUAH
Mahasiswa FUAH UIN Saizu berhasil memborong penghargaan di berbagai cabang lomba, menunjukkan kompetensi multitalenta dan daya saing global. Berikut daftar lengkap raihan mereka:
1. Juara I Vlog Sejarah:
Reza Rifky Rachmawan (Prodi Sejarah Peradaban Islam / SPI)
Dwi Rosita Ramadani (Prodi Sastra dan Adab Arab / SAA)
2. Juara III Poster:
Muhammad Akhdan Arif Al'Azzam (Prodi SPI)
3. Juara III Komik Moderasi:
Wahyu Catur Setiawan & Khasnah Fadila (Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir / IAT)
4. Juara III Karya Tulis Ilmiah:
Tubagus Naufal Ramadhan & Azka Ubaidillah (Prodi IAT)
5. Most Expressive (Puisi):
Ngafiatul Fauziah (Prodi IAT)
6. Best Intonation (Pidato Bahasa Arab):
Muhammad Syahrul Hidayat (Prodi SPI)
7. Harapan I Resensi Buku:
Shilna Ila Salsabila (Prodi IAT)
8. Harapan III Resensi Buku:
Cindri Laras (Prodi SAA)
9. Most Engaging Vlog Sejarah:
Mas’ul Asysyifa Margiana dkk (Prodi SAA)
10. Harapan II Dubbing Bahasa Arab:
Yohana Novitasari (Prodi IAT)
Dekan FUAH UIN Saizu Purwokerto, Dr. Hartono menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya sekadar gelar, tetapi mencerminkan kualitas mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, semangat kolaborasi, dan kemampuan mahasiswa kami dalam membaca isu global serta menyuarakannya melalui media kreatif. Mereka mampu menunjukkan bahwa mahasiswa FUAH tidak hanya unggul dalam literasi klasik, tapi juga melek digital dan mampu berkontribusi dalam isu-isu sosial budaya global," ujarnya.
Capaian mahasiswa FUAH UIN Saizu dalam ADIA International Festival 2025 menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan budaya dan menyebarkan semangat moderasi beragama.
Festival ini juga menjadi sarana efektif dalam mengasah keterampilan komunikasi digital dan berpikir kritis di tengah masyarakat global yang beragam.
Keikutsertaan dan kemenangan mereka sekaligus menjadi bukti nyata bahwa UIN Saizu terus mendorong mahasiswanya untuk tampil di panggung dunia dengan membawa nilai-nilai Islam yang inklusif, intelektualisme, dan semangat kebudayaan. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #FUAH #PrestasiMahasiswa #ADIA #ADIAInternationalFestival2025



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!