Details

Mahasiswa FTIK UIN Saizu Raih Juara Lomba Penulisan Artikel Populer Tingkat Jawa Tengah

UINSAIZU.AC.ID — Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Tim mahasiswa FTIK UIN Saizu berhasil meraih Juara Harapan II dalam Lomba Penulisan Artikel Populer Mahasiswa se-Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Humas Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.
Babak final lomba dilaksanakan pada Minggu, 25 Mei 2026, di Ruang Rapat Gedung B Lantai 5 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Kompetisi tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah dan berlangsung melalui proses seleksi yang ketat.
Tim mahasiswa FTIK UIN Saizu yang mengusung nama “Bravo Juara” terdiri atas Zahwa Aprilita, Najwah Addina, dan Kholisoh. Dalam kompetisi tersebut, mereka didampingi dosen pembina FTIK UIN Saizu Prof. (HC) Dr. Dimas Indianto.
Tim Bravo Juara berhasil menjadi salah satu finalis terbaik yang berkesempatan mengikuti tahap presentasi dan penjurian akhir setelah melewati seleksi tingkat provinsi bersama ratusan peserta lainnya.
Artikel yang mengantarkan mahasiswa FTIK UIN Saizu ke babak final berjudul “Potret Kampung Pengemis: Realita Kesenjangan Ekonomi di Tengah Kemegahan Purwokerto”. Tulisan tersebut lahir dari hasil riset lapangan mengenai kondisi sosial masyarakat di Kampung Sri Rahayu, Purwokerto, yang masih menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.
Melalui artikel tersebut, tim mahasiswa FTIK UIN Saizu berupaya menghadirkan potret sosial masyarakat secara objektif dan humanis. Mereka juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis agar persoalan sosial di kawasan tersebut dapat ditangani secara lebih komprehensif.
Dalam tulisannya, tim Bravo Juara menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan sosial dalam membangun kesadaran kolektif serta menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik. Pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi langkah penting dalam memutus rantai persoalan sosial yang berlangsung secara turun-temurun.
Dosen pembina Prof. (HC) Dr. Dimas Indianto menjelaskan bahwa proses pendampingan mahasiswa sengaja diarahkan pada pendekatan riset lapangan agar mahasiswa tidak hanya menghasilkan tulisan yang bersifat teoritis, tetapi juga berbasis data dan realitas sosial di masyarakat.
“Mahasiswa perlu dilatih untuk peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Artikel yang baik bukan hanya indah secara bahasa, tetapi juga memiliki pijakan data yang kuat serta mampu menawarkan solusi,” ungkapnya.


Prestasi tersebut terasa semakin membanggakan karena mahasiswa FTIK UIN Saizu mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Selain itu, FTIK UIN Saizu tercatat sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang tersebut.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Saizu untuk terus mengembangkan budaya literasi, penelitian, dan kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat. Keberhasilan tersebut juga memperkuat komitmen FTIK UIN Saizu dalam membangun tradisi akademik yang progresif, kritis, dan humanis.
Melalui prestasi ini, FTIK UIN Saizu menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan menghadirkan solusi melalui karya tulis berbasis riset dan realitas masyarakat. (AL)

 

Kampus Desa Mendunia !

 

#UINSaizu #Prestasi #Mahasiswaberprestasi #HumasJateng #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *