Details

Mahasiswa Berperan Sebagai Agen Perubahan dalam Kemajuan Pertanian

Purwokerto,- Mahasiswa memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian dan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah. Hal ini diungkapkan oleh Rama Adi Pratama, S.P., M.P., seorang Dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam Dialog Publik yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN SAIZU Purwokerto. Senin (30/10).

Menurut Rama Adi Pratama, mahasiswa, yang sering dijuluki sebagai “agen perubahan,” memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam dunia pertanian. Mereka perlu memiliki pemahaman mendalam terhadap permasalahan yang sedang dihadapi sektor pertanian saat ini, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan tantangan dalam rantai pasokan pangan.

“Mahasiswa adalah anak muda yang cerdas dan inovatif. Salah satu peran penting mereka adalah menjadi penggerak dalam memanfaatkan teknologi. Sebagai contoh, mereka dapat memanfaatkan platform marketplace untuk membantu petani dalam menjual produk pertanian mereka,” ujar Rama Adi Pratama.

Selain berperan dalam pemasaran, mahasiswa juga dapat berkontribusi dalam memberdayakan petani melalui organisasi kemahasiswaan atau kelompok-kelompok pertanian. Mereka dapat menjadi sumber informasi dan contoh dalam menerapkan pengetahuan pertanian yang mereka miliki. Misalnya, mereka dapat mengenalkan metode-metode inovatif seperti hidroponik, kultur jaringan, atau metode perbanyakan tanaman yang efisien.

Rama Adi Pratama juga menyoroti peran mahasiswa sebagai “content creator” di berbagai media sosial. Dia mengungkapkan bahwa banyak mahasiswa telah menciptakan konten yang mempromosikan cara bertani yang relevan dengan zaman sekarang. Sebagai contoh, ada akun media sosial yang membahas cara bertani sebagaimana yang diajarkan dalam ayat-ayat Al-Quran.

Yusuf Hanafi, S.P., yang merupakan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas, menambahkan bahwa mahasiswa juga dapat berkontribusi dalam memotong rantai pemasaran yang panjang dalam sektor pertanian. Mereka dapat membantu petani dalam inovasi dari bahan baku pertanian hingga produk jadi yang memiliki daya jual lebih tinggi.

“Selain itu, mahasiswa dapat berperan dalam menyebarkan informasi tentang cara bertani yang efektif, seperti mencari sumber benih yang berkualitas dan belum banyak beredar di Banyumas,” tambah Yusuf Hanafi.

Peran mahasiswa dalam dunia pertanian menjadi kunci penting dalam menjawab berbagai tantangan dan menjaga ketahanan pangan. Dengan pemahaman, inovasi, dan semangat mereka, mereka dapat membantu mewujudkan perubahan positif dalam sektor pertanian, yang memiliki dampak besar pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *