Details

LPH UIN Saizu Perkuat Layanan Sertifikasi Halal Melalui Sinergi dengan LPPT UGM

UINSAIZU.AC.ID- Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto memperpanjang kerja sama laboratorium dengan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pemeriksaan halal.

Penandatanganan pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung LPPT UGM, Yogyakarta, pada Rabu (11/2/2026). Perpanjangan kerja sama ini diajukan sebagai salah satu persyaratan peningkatan kualifikasi LPH UIN Saizu dari kategori LPH Pratama menjadi LPH Utama.

Status tersebut nantinya memungkinkan LPH UIN Saizu melayani proses pengajuan sertifikasi halal reguler dengan cakupan produk yang lebih luas serta jangkauan layanan lintas provinsi bahkan hingga tingkat internasional. Penandatanganan dokumen perjanjian kerja sama dilakukan secara sirkulasi (desk to desk) antara Direktur LPH UIN Saizu Oki Edi Purwoko dengan Kepala LPPT UGM, Prof. Yusril Yusuf.

Serah terima dokumen kerja sama dihadiri oleh Manajer Mutu LPH UIN Saizu Kristiarso yang mewakili Direktur, didampingi Manajer Administrasi dan Keuangan Redhika Rakhmania Rinandela, Manajer Audit Muh. Jefriyanto Budikafa, serta Auditor Halal Yan Aldo Wiliantoro.

Dari pihak LPPT UGM turut hadir Prof. Yusril Yusuf dan Koordinator Bidang Akreditasi dan Sertifikasi Laboratorium Mawaddah Isgitani. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Yusril Yusuf menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan kerja sama antara kedua lembaga.

“Kami menyambut positif perpanjangan kerja sama ini dan akan mengoordinasikan lebih lanjut dengan jajaran internal agar rencana pengembangan kolaborasi dapat diselaraskan dengan program kerja LPPT UGM,” ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur LPH UIN Saizu Oki Edi Purwoko menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas layanan lembaga.

“Perpanjangan kerja sama ini menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualifikasi LPH UIN Saizu menjadi LPH Utama sehingga ke depan kami dapat melayani pengajuan sertifikasi halal secara lebih luas, baik dari sisi jenis produk maupun jangkauan wilayah layanan,” ujarnya.

Dia menambahkan, kolaborasi dengan LPPT UGM dinilai sangat penting karena laboratorium tersebut telah memiliki akreditasi ISO 17025. Standar tersebut menandakan kompetensi laboratorium dalam melakukan pengujian halal, seperti uji kandungan alkohol maupun deteksi DNA babi pada produk makanan, minuman, serta produk gunaan lain yang beredar di masyarakat.

Selain memperkuat jejaring kerja sama, LPH UIN Saizu bersama pihak universitas saat ini juga tengah merancang pendirian laboratorium halal mandiri. Laboratorium tersebut diharapkan dapat melayani kebutuhan pengujian kehalalan produk bagi masyarakat di wilayah Barlingmascakeb dan sekitarnya.

Keberadaan laboratorium halal mandiri nantinya diyakini dapat mempermudah akses layanan bagi pelaku usaha, menekan biaya pengujian, serta memberikan jaminan kehalalan produk yang lebih akurat. Selain itu, pengembangan laboratorium halal juga menjadi bentuk komitmen universitas dalam mengembangkan kajian dan riset halal yang lebih maju serta berdaya saing.

Melalui perpanjangan kerja sama ini, LPH UIN Saizu menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan mutu layanan pemeriksaan halal sekaligus memperkuat kontribusi akademik dan keilmuan dalam pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia !

#UINSaizu #LPHUINSaizu #SertifikasiHalal #Halalitubaik #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *