Lima Mahasiswa FEBI UIN Saizu Purwokerto Belajar Sistem Informasi Wakaf di Kankemenag Banyumas

UINSAIZU.AC.ID- Lima mahasiswa Kampus UIN Saizu Purwokerto turut terlibat dalam Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) yang dilakukan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas. Para mahasiwa turut serta mengunjungi sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Banyumas.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mahasiswa FEBI UIN Saizu Purwokerto, Muhammad Ash-Shiddiqy menyampaikan, selama 30 hari lima mahasiswanya mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kankemenag Banyumas. Kegiatan PPL dilakukan sejak Bulan Januari-Februari 2024.
Kelima mahasiswanya, antara lain Muhammad Irhas Ash Shidiqqi, Atiqotussabila, Aufa Ni'maturrahmah, Naelul Arifah dan Rizky Setiawan. Para mahasiswa yang notabene dari Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf juga turut belajar mengenai cara membuat akun SIWAK, cara wakaf, cara ikrar wakaf dan akta ikrar pengganti wakaf.
Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Banyumas, Faisal Riza saat Sosialisasi dan Pelatihan SIWAK menyebut, materi meliputi pengenalan fitur-fitur SIWAK, proses implementasi, serta manfaat yang dapat diperoleh melalui penggunaan SIWAK. Sosisalisasi dan pelatihan diikuti penyuluh agama dan beberapa pihak di bidang wakaf.
Dia juga menyampaikan bagaimana cara membuat akun SIWAK, cara wakaf, cara ikrar wakaf dan akta ikrar pengganti wakaf. SIWAK merupakan platform digital yang digunakan untuk mencatat dan mengelola informasi terkait tanah milik masyarakat yang ingin diwakafkan.
Pendaftaran tanah wakaf secara digital ini merupakan hal yang baru di Kementerian Agama dan KUA, terutama bagi masyarakat. Jadi pengelola aplikasi wakaf ini perlu bersama-sama mengawal asset wakaf, agar terpelihara dengan baik dan pemanfaatannya dapat berkembang sesuai dengan peruntukannya.
Selain itu, telah memperoleh dokumen yang terjamin keabsahannya, yaitu telah memiliki akta ikrar wakaf dan sertifikat tanah wakaf yang sah. Kegiatan pelatihan SIWAK bertujuan meningkatkan pengetahuan para operator di KUA dalam pengelolaan aplikasi serta administrasi wakaf dengan memanfaatkan teknologi.
Diharapkan nantinya para operator dapat membantu masyarakat yang ingin berwakaf. Kegiatan sosialisasi SIWAK dilakukan di beberapa KUA yang ada di Kabupaten Banyumas. Kegiatan itu diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan SIWAK dalam menjaga harta benda wakaf. (AR)
UIN Saizu Maju



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!