Lewat Yayasan Armuha, Dosen dan Alumni UIN Saizu Kepakkan Sayap Bangun Mushola di Pelosok Daerah

UINSAIZU.AC.ID- Sejumlah Dosen dan Alumni UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto terus mengepakkan sayapnya dalam misi sosial dan kemanusiaan. Selain aksi nyata di dalam membantu mengentaskan angka kemiskinan, misi spiritualitas keagamaan juga dikuatkan.
Melalui Yayasan Aryaduta Mulia Hati (Armuha), sejumlah dosen, alumni dan pegiat sosial terus menebar kebaikan kepada anak yatim dan dhuafa. Babak baru aksi sosial mereka menebar kebaikan, yakni dengan program membangun mushola di pelosok daerah.
"Tidak hanya berfokus charity santunan anak yatim dhuafa, kami bertekad menjalankan program infrastruktur dengan membangun mushola di pelosok daerah," ujar Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu sekaligus Head of Program and Partnership Yayasan Armuha Prof Tutuk Ningsih, Minggu (7/4/2024).
Dia mengatakan, mushola yang berhasil dibangun adalah Mushola Ar-Rahman Dua, di Dusun Depok RT 04 RW 04 Desa Ciputih Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. "Mushola Ar-Rahman Dua pertama kali digunakan untuk shalat tarawih para warganya," beber dia.

Mushola itu sebelumnya sudah tidak representatif. Program pembangunan sudah direncanakan sejak 2021. Namun saat ini mushola sudah nyaman digunakan.
Ada kurang lebih 100 jamaah yang menggunakan mushola tersebut di setiap harinya.
Dikatakan Prof Tutuk, pembangunan masjid ini merupakan hasil ikhtiar wujud aksi nyata yang dalam kurun waktu tiga tahun lebih. Pihaknya terus berupaya mengajak para donatur untuk membantu mensukseskan program pembangunan mushola ini.
"Alhamdulillah, dengan progres yang bertahap, pembangunan telah berjalan, mulai dari pondasi, tiang-tiang, atap, dinding, hingga kamar mandi pun telah berdiri tegak. Saat ini semua pembagunan sudah selesai dibangun," ucapnya.

Mushola ini juga dijadikan pusat kegiatan spiritual dan sosial bagi warga setempat. Tak sekadar berdiri bangunan mushola, program ini juga merupakan representasi kepedulian dan komitmen meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial masyarakat, khususnya bagi warga muslim di pelosok daerah.
Dosen UIN Saizu Purwokerto yang juga Ketua Yayasan Armuha Purwokerto, Dr Mukhroji mengatakan pembangunan masjid ini adalah tonggak sejarah. "Kami berharap bahwa masjid ini akan menjadi tempat yang mempersatukan warga Dusun Banghana," ujarnya.
Tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan budaya. "Panitia pembangunan juga seluruh jamaah dan warga banyak berterima kasih atas wujud aksi nyata ini. Hal ini mewujudkan mimpi mereka untuk fondasi yang tak kunjung selesai," tutupnya.

Yayasan Armuha tidak hanya peduli yatim duafa, yayasan Armuha juga membangun mushola di dua lokasi yaitu di Purwokerto dan Brebes. Adapun program Ramadan Berbagi telah diadakan di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga dan Brebes.
Program Ramadan Berbagi sudah kesepuluh kalinya. Selain di Desa Ciputih Kecamatan Salem, terlaksana juga di Dusun Karangsalam Desa Mendala Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes. Puluhan dhuafa jamaah Mushola Ar-Rahman Dua menerima santunan.
Program Ramadan Berbagi dan pembangunan mushola akan terus diadakan maka dalam upaya menggalang dukungan dari berbagai pihak, Yayasan Armuha membuka kesempatan bagi donatur dan sukarelawan yang ingin turut berkontribusi dalam program ini. (AR/EZ)
UIN Saizu Maju



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!