Details

Konsinyering PTKIN: Purwokerto Jadi Tuan Rumah Forum Perencanaan 2023

Purwokerto,- Bertempat di Hotel Luminor Purwokerto, Konsinyering Forum Perencanaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri resmi dibuka. Rabu (22/11). Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Ridwan, Rektor UIN SAIZU Purwokerto.

Dalam sambutannya, Prof. Ridwan mengucapkan terima kasih kepada forum atas pemilihan Purwokerto sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia memuji keunikan kota Purwokerto, sebuah kota kecil dengan ragam keistimewaan. “Saya sangat bersyukur bahwa forum ini dapat diselenggarakan di kota Purwokerto yang memiliki keunikan tersendiri. Kota kecil ini memiliki berbagai ragam keistimewaan yang layak dipuji,” kata Prof. Ridwan. Ia juga menyoroti lokasi Hotel Luminor Purwokerto yang strategis, berdekatan dengan Menara Pandang, Monasnya Purwokerto, serta Alun-alun Purwokerto di sebelah utara hotel.

Rektor mengungkapkan kebanggaannya menjadi tuan rumah bagi para orang hebat, tim elit, dan task force dari perencana perguruan tinggi keagamaan negeri di Indonesia. Dalam perspektifnya, perencana diibaratkan sebagai koki yang meramu anggaran. “Sebagaimana seorang koki meracik hidangan, perencana juga harus bisa meramu anggaran dengan indah, sehingga disajikan dengan memuaskan bagi para penikmatnya,” tegas Prof. Ridwan.

Sebelumnya, Kusmiyatun, M.Si., Ketua Panitia Lokal dari UIN SAIZU Purwokerto, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN SAIZU Purwokerto sebagai penyelenggara. “Kami berjanji akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terbaik dan menyediakan fasilitas yang memadai bagi para peserta,” ujar Kusmiyatu.

Suhaimi, M.Pd.I., Ketua Forum Tim Task Force Perencanaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN), turut berbagi pengalaman pribadi saat melaksanakan kegiatan di kota Purwokerto. “Perjalanan menggunakan moda transportasi kereta menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi kami,” ungkap Suhaimi.

Novardy, S.Kom., sebagai Ketua Sub Tim Perencanaan dan Anggaran Sekretariat Dirjen Pendis Kementerian Agama, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan keempat kalinya dilaksanakan pada tahun 2023. “Masih banyak pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan, terutama terkait dengan Juknis dan pedoman penganggaran,” tegas Novardy.

Acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama, menciptakan momentum keakraban dan kolaborasi di antara para peserta forum perencanaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang hadir. “Forum ini diharapkan menjadi wahana berharga untuk bertukar ide, pengalaman, dan sinergi antar perguruan tinggi keagamaan di Indonesia,” tambahnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *