Details

Klinik Isyfina Medika UIN Saizu Raih Akreditasi Paripurna, Tegaskan Mutu Layanan Kesehatan Kampus

UINSAIZU.AC.ID- Klinik Pratama Rawat Jalan “Isyfina Medika” UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi meraih sertifikat akreditasi Paripurna dari Komite Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP). Sertifikat akreditasi tersebut diterbitkan pada 3 Desember 2025 dan berlaku sejak 14 November 2025.

Capaian akreditasi Paripurna ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan layanan kesehatan UIN Saizu, sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang bermutu, aman, dan profesional bagi sivitas akademika maupun masyarakat sekitar.

Proses penilaian akreditasi dilakukan secara bertahap. Penilaian daring dilaksanakan pada 11 November 2025, sementara penilaian luring berlangsung pada 14 November 2025. Asesmen dilakukan oleh tim surveyor dari LPA–KAKP, yakni dr. Asih Karmiati dan Rusyanto, yang menilai secara komprehensif berbagai aspek klinik.

Dalam proses penilaian tersebut, tim surveyor mengevaluasi manajemen klinik, tata kelola pelayanan, administrasi, standar mutu, serta keselamatan pasien. Akreditasi Paripurna merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi fasilitas kesehatan tingkat pertama, yang menunjukkan bahwa layanan klinik telah memenuhi standar nasional secara optimal.

Pada sesi penilaian daring, turut hadir Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan, Wakil Rektor II Prof. Sulkhan Chakim, serta Ketua Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Saizu Dr. Rahmini. Sementara pada penilaian luring, Dr. Rahmini juga mendampingi langsung proses asesmen di lokasi klinik.

Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, sebelumnya menyampaikan bahwa Klinik Isyfina Medika memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus. Menurutnya, capaian akreditasi Paripurna menjadi bukti nyata keseriusan UIN Saizu dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Akreditasi Paripurna ini merupakan bentuk komitmen UIN Saizu untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan profesional,” ujarnya.
Penanggung jawab Klinik Isyfina Medika, dr. Santi Subiyanti, menjelaskan bahwa proses persiapan akreditasi telah dimulai sejak izin operasional klinik diterbitkan.

Ia menyebutkan bahwa sesuai ketentuan, satu tahun setelah izin keluar, klinik sudah harus mulai berproses menuju akreditasi. “Persiapan dokumen sebenarnya sudah kami mulai sejak awal. Tidak hanya dokumen, tetapi juga peningkatan pelayanan, sarana prasarana, serta tata kelola klinik secara menyeluruh,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia, kerja sama eksternal, hingga sarana dan prasarana. Dari sisi SDM, Klinik Isyfina Medika dinilai telah memenuhi standar minimal, dengan ketersediaan dokter, perawat, bidan, apoteker, tenaga administrasi, rekam medis, hingga analis.

dr. Santi juga mengapresiasi dukungan penuh dari pimpinan universitas dan P2B UIN Saizu selama proses akreditasi berlangsung. “Dengan fasilitasi dari P2B, dukungan Bu Dr. Rahmini, serta arahan Pak Rektor, semua proses bisa berjalan dengan baik. Alhamdulillah, hasilnya adalah akreditasi Paripurna yang tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” katanya.

Ke depan, Klinik Isyfina Medika UIN Saizu berkomitmen untuk menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, berorientasi pada keselamatan pasien, serta berkelanjutan. Akreditasi Paripurna ini juga menjadi bagian dari penguatan unit layanan dan pengembangan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Saizu secara keseluruhan. (AR)

Kampus Desa Mendunia

#UINSaizu #IsyfinaMedika #KlinikUINSaizu #AkreditasiParipurna

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *