Details

KKN 57 UIN Saizu Gelar Ceremony Ekonomi-Ekologi, Tanam Ratusan Bibit Tanaman di Desa Karangpetir

UINSAIZU.AC.ID- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 57 Kelompok 5 Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar kegiatan Ceremony Ekonomi-Ekologi di Desa Karangpetir, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Minggu, 1 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata program penghijauan berbasis ekonomi-ekologi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendorong penguatan ekonomi desa.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Karangpetir tersebut dihadiri Kepala Desa Karangpetir, Ketua PKK, perangkat desa, masyarakat setempat, mahasiswa KKN 57 Kelompok 5 UIN Saizu Purwokerto, serta siswa SDN 1 Karangpetir.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini mencerminkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga dalam mewujudkan desa hijau dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa, Ketua PKK, dan Koordinator Desa KKN. Acara inti berupa simbolisasi penanaman bibit tanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyalurkan 560 bibit cabai. Sebanyak 100 bibit cabai ditanam di sekitar Balai Desa Karangpetir sebagai percontohan, sedangkan 460 bibit lainnya dibagikan kepada 12 RT untuk ditanam di pekarangan rumah warga.

Selain itu, mahasiswa juga menanam 10 bibit pohon ketapang kencana, 20 bibit pohon tabebuya, 10 bibit pohon jambu, serta bibit pohon sirsak di sekitar lapangan desa dan sepanjang jalan.

Kepala Desa Karangpetir, Ardi, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program desa dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami sangat mendukung kegiatan Ceremony Ekonomi-Ekologi ini karena sejalan dengan program desa dalam menjaga kelestarian lingkungan. Harapannya, tanaman yang ditanam dapat dirawat bersama dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua PKK Desa Karangpetir, Rumini, menambahkan bahwa keterlibatan warga, khususnya ibu-ibu, menjadi faktor penting keberhasilan program tersebut. Menurutnya, pembagian bibit cabai dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus meningkatkan kemandirian pangan keluarga.

“Pembagian bibit cabai kepada warga sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus melatih kemandirian pangan. Kami berharap warga dapat menanam dan merawatnya dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Desa KKN 57 Kelompok 5, Amirul Ikhsan, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek ekonomi dan ekologi dalam pembangunan desa.

“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa penghijauan tidak hanya berdampak pada keindahan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi awal gerakan berkelanjutan di Desa Karangpetir,” katanya.

Melalui kegiatan Ceremony Ekonomi-Ekologi ini, mahasiswa KKN 57 Kelompok 5 UIN Saizu Purwokerto berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan potensi tanaman sebagai sumber pangan dan peluang ekonomi.

Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan Desa Karangpetir yang hijau, sehat, dan berdaya secara ekonomi. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #KKN #Pemberdayaanmasyarakat #Ekologi #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *