Kisah Inspiratif Tubagus Naufal Ramadhan: Dari Gagal Berkali-kali hingga Berprestasi di Ajang Karya Tulis Nasional dan Internasional

UINSAIZU.AC.ID- Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan. Ungkapan itu terasa nyata dalam perjalanan Tubagus Naufal Ramadhan, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.
Meski beberapa kali mengalami kegagalan dalam lomba karya tulis, Tubagus tidak pernah menyerah. Dengan ketekunan, doa, dan kerja keras, akhirnya ia berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
Dia menjadi Juara 2 Musabaqah Karya Tulis Al-Qur’an (MKTQ) KINMU IV 2025 dan Juara 3 Scientific Writing Competition ADIA International Festival 2025.
Ajang KINMU IV yang digelar UIN Imam Bonjol Padang pada April-Mei 2025 menjadi momentum penting bagi Tubagus. Ia harus melalui tahap seleksi naskah hingga presentasi karya secara daring.
Dari banyak peserta se-Indonesia, karyanya berhasil menembus peringkat kedua. Tak berhenti di situ, Juni-Juli 2025 ia kembali mengasah kemampuan menulis di ADIA International Festival yang diselenggarakan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Bersama rekannya, Azka Ubaidillah, Tubagus meraih juara ketiga tingkat internasional. Tubagus mengaku, perjalanan menuju prestasi ini tidak mudah.
“Beberapa kali saya ikut lomba, hasilnya selalu kalah. Tapi saya percaya kegagalan itu bagian dari proses belajar. Saya tidak ingin berhenti hanya karena gagal,” ungkapnya.
Keyakinan itu terbukti benar. Usaha keras yang disertai keinginan kuat untuk terus berkembang akhirnya berbuah manis.
Motivasi Mengharumkan Nama Kampus
Lebih dari sekadar gelar juara, prestasi ini menjadi wujud nyata kontribusi Tubagus untuk almamaternya. “Saya ingin membawa nama UIN Saizu lebih dikenal di kancah nasional dan internasional, terutama dalam bidang karya tulis dan kajian Al-Qur’an,” tambahnya.
Kisah Tubagus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain. Ia membuktikan bahwa semangat pantang menyerah mampu mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. “Jangan takut kalah, karena dari sanalah kita belajar. Terus mencoba, insyaAllah akan ada hasilnya,” pesannya.
Dengan prestasi ini, Tubagus Naufal Ramadhan menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Saizu tidak hanya unggul dalam kajian keilmuan, tetapi juga mampu bersaing di level nasional dan internasional melalui karya nyata. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!
#uinsaizu #uinsaizumaju #uinsaizupurwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!