Details

Ikuti Fordetak PTKIN se Indonesia, Dekanat FTIK UIN Saizu Siap Optimalkan Peningkatan Kinerja Secara Komprehensif

UINSAIZU.AC.ID- Jajaran Pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Profesor Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menghadiri Forum Dekan Tarbiyah (Fordetak) PTKIN se Indonesia. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari sejak Rabu-Jumat (1-3/5/2024) di Ballroom Lantai 5 BW Luxury Hotel Jambi.

Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Profesor Fauzi menyampaikan, pertemuan Fordetak PTKIN ini merupakan agenda rutin dua kali dalam setiap tahun. Pertemuan pertama di Tahun 2024 ini sekaligus digelar International Conference on Education (ICON) dan Annual International Conference on Islamic Education for Students (AICOIES).

Kegiatan konferensi internasional tersebut mengangkat tema “Peran Masyarakat Global untuk Pendidikan, Ideologi dan Perdamaian''.  "Berbagai diskursus yang berkembang dalam pertemuan ini sebagian besar sudah mulai dirintis optimalisasi pelaksanaannya," ujarnya.

Meskipun demikian, tentunya semua yang dihasilkan dari pertemuan ini akan menjadi spirit untuk mempercepat optimalisasi kinerja di semua lini yang menjadi wilayah tugas FTIK UIN Saizu Purwokerto. Forum itu juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD).

Melalui forum-forum tersebut, mereka membahas secara lebih spesifik beberapa bidang atau wilayah kerja. Seperti halnya Forum Wakil Dekan I, Forum Wakil Dekan II, Forum Wakil Dekan III, Forum Kepala Bagian Tata Usaha (TU), dan Forum Pengelola Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Hasil FGD tersebut kemudian di sampaikan dalam pleno. Dimana terdapat beberapa hal penting yang dihasilkan, yaitu; optimalisasi mekanisme pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kemudian pematangan kebijakan terkait tugas akhir perkuliahan mahasiswa, skripsi atau non-skripsi.

Selain itu, penguatan pendanaan untuk kegiatan kemahasiswaan, sinkronisasi pola pertanggungjawaban PPG, dan penyiapan pelaksanakan PPG Tahun 2024. "Forum ini bukan hanya sekedar perkumpulan para dekan dan wakil dekan saja, tapi lebih dari itu, yaitu sekaligus mengadakan konferensi internasional," tutur dia.

Ketua Fotdetak PTKIN se-Indonesia, Profesor Sri Sumarni menyampaikan dalam konferensi internasional, pihaknya berhasil mengumpulkan 142 artikel. Artikel kemudian dipresentasikan secara offline dan online pada AICOIES. Dimana presenternya tidak hanya para dosen saja, akan tapi juga para mahasiswa.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN), Kementerian Agama RI, Profesor Ahmad Zainul Hamdi memberikan apresiasi terselenggaranya Fordetak PTKIN tersebut. Hal ini sangat beralasan jika Fakultas Tarbiyah menjadi inspirator dan inovator bagi fakultas lain yang ada di PTKI.

Hingga saat ini, kata dia, di setiap periode penerimaan mahasiswa baru, peminat Fakultas Tarbiyah selalu selalu berada pada urutan tertinggi. Artinya, tingkat seleksi calon mahasiswa Fakultas Tarbiyah sangat tinggi. Dengan demikian kualitas input mahasiswa Fakultas Tarbiyah adalah yang terbaik.

"Lulusan terbaik dari Fakultas Tarbiyah kemudian direkrut menjadi dosen, yang penempatannya tidak hanya di Fakultas Tarbiyah. Akan tetapi juga di fakultas lain yang ada di PTKI. Harapannya, sumber daya manusia dari Fakultas Tarbiyah menjadi penyebar virus inovasi, khususnya dalam pengembangan Pendidikan Islam. (AR/ZN)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *