ICONTREES 2026 Digelar di UIN Saizu Purwokerto, Bahas Ekoteologi hingga Keberlanjutan Global

UINSAIZU.AC.ID- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus Islam berkelas dunia. Salah satunya dengan menggelar ajang internasional The Hybrid 5th SAIZU International Conference on Transdisciplinary Religious Studies (ICONTREES) 2026.
Konferensi internasional berbasis hybrid ini akan berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB di Hall UIN Saizu Purwokerto. Mengusung tema besar “Beyond the Cosmos: Transdisciplinary Perspectives on Ecotheology and Global Sustainability”, forum ilmiah ini menjadi ruang kolaborasi akademik lintas negara dalam membahas isu agama, lingkungan, teknologi, dan keberlanjutan global.
ICONTREES 2026 diproyeksikan menjadi salah satu konferensi internasional strategis yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, hingga praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan tantangan krisis lingkungan melalui pendekatan transdisipliner berbasis nilai keagamaan.
Tema yang diangkat dinilai sangat relevan dengan kondisi global saat ini, terutama meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan etika spiritual dalam pembangunan masa depan. Konferensi internasional ini akan dibuka langsung oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan melalui sesi opening remarks.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang terus diperkuat UIN Saizu dalam beberapa tahun terakhir. Kampus ini aktif membangun kerja sama global, publikasi ilmiah internasional, hingga pengembangan riset berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebelumnya, UIN Saizu juga menjalin kolaborasi bersama UI GreenMetric dalam penguatan integrasi keberlanjutan berbasis nilai religius dan pelestarian lingkungan. ICONTREES sendiri bukan agenda baru di lingkungan UIN Saizu Purwokerto.
Konferensi ini telah berlangsung secara berkelanjutan dan menghasilkan berbagai publikasi ilmiah internasional yang membahas kajian transdisipliner keagamaan, lingkungan, pendidikan, hingga transformasi sosial. Pada penyelenggaraan tahun 2026, ICONTREES menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai negara.
Pemateri lintas negera itu antara lain Prof. Nita Triana dari UIN Saizu Purwokerto, Indonesia, Dr. Claudia Seise dari Ribāṭ University, Amerika Serikat, Assoc. Prof. Mashitah Binti Sulaiman dari Universiti Sains Islam Malaysia dan Prof. Julkipli M. Wadi dari University of the Philippines.
Kehadiran para pembicara internasional tersebut memperlihatkan besarnya perhatian akademisi global terhadap isu ekoteologi dan keberlanjutan dunia.
Forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan baru tentang bagaimana agama tidak hanya dipahami sebagai sistem keyakinan, tetapi juga sebagai landasan etika dalam menjaga keseimbangan alam dan masa depan planet bumi.

ICONTREES 2026 membuka call for paper bagi akademisi dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu. Beberapa topik utama yang akan dibahas dalam konferensi ini meliputi:
- Digital Stewardship & Green Technology
- Ethics of Energy Transition
- Eco-Anxiety and Spiritual Resilience
- Ecotheology and Circular Economy
- Eco-Pedagogy in Modern Curriculum
- Green Business Ethics
- Narrative Transformations and Ethical Responsibility
- Maqasid al-Sharia and Environmental Jurisprudence
- Technology for Planetary Restoration
Isu-isu tersebut menjadi perhatian penting dunia akademik karena berkaitan langsung dengan krisis lingkungan global yang semakin kompleks. Berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa pendekatan ekoteologi kini berkembang menjadi salah satu solusi alternatif dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai agama dan budaya lokal.
Selain itu, konsep integrasi agama dan keberlanjutan juga mulai banyak diterapkan dalam pendidikan, teknologi hijau, hingga transformasi sosial masyarakat modern.
Panitia menyebutkan bahwa paper terpilih dari konferensi ini akan dipublikasikan dalam SAIZU Proceedings.
Publikasi tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta karena prosiding ICONTREES telah memuat berbagai karya ilmiah internasional sejak beberapa tahun terakhir. Topik yang dipublikasikan pun sangat beragam, mulai dari pendidikan, lingkungan, ekonomi, hingga studi keagamaan kontemporer.
Melalui publikasi ilmiah tersebut, UIN Saizu Purwokerto berharap kontribusi akademik para peneliti dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas persoalan global. Panitia telah menetapkan timeline pelaksanaan konferensi internasional ini sebagai berikut:
- Registrasi dan pengumpulan full paper: hingga 20 Mei 2026
- Pengumuman paper terpilih: 22 Mei 2026
- Pembayaran dan pengumpulan PPT/poster: 25–30 Mei 2026
- Pelaksanaan konferensi: 3 Juni 2026
Sementara biaya registrasi dibagi menjadi beberapa kategori, yakni:
Presenter
- Dosen: Rp300 ribu
- Mahasiswa: Rp150 ribu
Peserta konferensi
- Rp100 ribu
Pembayaran dilakukan melalui rekening BNI 2033243191 atas nama Siti Sarah. ICONTREES 2026 diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat dialog akademik lintas negara dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan agama dan ilmu pengetahuan.
Konferensi ini sekaligus mempertegas posisi UIN Saizu Purwokerto sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang aktif mengembangkan kajian transdisipliner berbasis keberlanjutan dan kemanusiaan. Panitia mengajak dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai negara untuk segera mendaftarkan diri melalui tautan resmi konferensi dan menjadi bagian dari forum ilmiah internasional tersebut. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!