Details

Humas UIN Saizu Hadiri Sinkronisasi Kehumasan untuk Perkuat Ekosistem Pelayanan Publik PTKIN

 

UINSAIZU.AC.ID - Humas UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mengikuti kegiatan Sinkronisasi Tata Kelola Kehumasan PTKIN Se-Jawa Madura Tahun 2025 yang berlangsung pada Kamis–Jumat, 27–28 November 2025 di UIN Syekh Wasil Kediri.

Acara ini menjadi wadah kolaborasi antara Humas dan Unit Pelayanan PTKIN untuk memperkuat ekosistem pelayanan publik yang lebih terintegrasi. UIN Saizu hadir dengan dua perwakilan, yakni Koordinator Humas Safrudin Aziz dan CPNS Pranata Hubungan Masyarakat Alvin Hidayat.

Kegiatan dibuka dengan agenda wisata kebangsaan yang dipandu Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri. Para peserta diajak mengunjungi Monumen Simpang Lima Gumul, ikon kota Kediri yang sering disebut mirip dengan Arc de Triomphe di Paris.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam Syaikh Syamsuddin Al-Wasil, ulama yang namanya kini menjadi identitas UIN Syekh Wasil Kediri. Usai ziarah, seluruh peserta kembali ke Gedung Perkuliahan Terpadu UIN Syekh Wasil Kediri untuk memulai sesi ramah tamah yang dipandu oleh Ketua Forum Humas PTKIN, Zidnie Ilman Elfikri.

 

 

Pada malam harinya, agenda resmi dilaksanakan di Hotel Viva Kediri dan dibuka oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Wahidul Anam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan ini, terlebih setelah perubahan status IAIN menjadi UIN yang menuntut peningkatan kinerja berbagai unit, termasuk humas.

“Kami sangat senang dengan terselenggaranya acara ini, terutama saat beralihnya status IAIN yang kini sudah menjadi UIN. Kami harap Humas PTKIN menjadi ujung tombak. Mohon arahannya Pak Thobib agar Humas bisa lebih berkontribusi lebih baik terutama komunikasi dengan publik. Dengan diselenggarakannya acara ini kami harap ada hal baru yang bisa diterapkan,” ujar Prof. Wahidul Anam.

Materi utama disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Dr. Thobib Al-Asyhar. Ia mengawali pemaparan dengan diskusi interaktif yang mendorong peserta untuk menyelesaikan persoalan secara kreatif dan berpikir di luar kebiasaan.

Dalam salah satu pesannya, ia mengingatkan karakter penting seorang humas: “Menjadi humas, agar dipuji tidak terbang, dihina tidak tumbang.” Dr. Thobib kemudian menyampaikan konsep tentang bagaimana membangun tim humas yang hebat, yang ditopang oleh tujuan yang jelas, kepercayaan yang kuat, kepemimpinan yang inspiratif, komunikasi yang efektif, kolaborasi tanpa ego, serta sikap adaptif dan solutif.

Ia juga menjelaskan bahwa telah terjadi pergeseran besar dalam paradigma kerja humas PTKIN. Jika dulu humas kerap dianggap sekadar juru foto atau pelapor kegiatan, kini humas kampus telah menjadi jantung komunikasi strategis institusi. Dalam perannya sebagai telinga publik, humas harus mampu membaca sentimen masyarakat melalui pemantauan media dan survei reguler.

Dalam perannya sebagai jembatan aspirasi, humas perlu mengolah keluhan menjadi data perbaikan serta melakukan manajemen krisis yang berbasis data. Dr. Thobib menegaskan bahwa humas yang strategis adalah humas yang mampu merencanakan komunikasi tahunan secara matang, menetapkan indikator kinerja yang terukur, dan mengoptimalkan fungsi PPID sebagai pintu kepercayaan publik.

Setelah penyampaian materi, sesi diskusi kembali dipandu oleh Zidnie Ilman Elfikri. Para peserta berdiskusi mengenai berbagai isu kehumasan dan menyepakati perlunya komunikasi yang lebih aktif serta pelaksanaan kembali forum Humas PTKIN pada tahun mendatang.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan kolaborasi bagi para pengelola kehumasan di lingkungan PTKIN untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat jejaring antarperguruan tinggi.

Bagi Humas UIN Saizu, kegiatan ini memberikan tambahan wawasan, pengalaman, serta pemahaman baru mengenai tren dan strategi kehumasan di era digital.

Ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memperkuat peran humas dalam mendukung visi UIN Saizu sebagai kampus yang unggul, progresif, dan integratif. (AL)

 

Kampus Desa Mendunia !

 

#UINSaizu #HumasUINSaizu #ForumHumasPTKIN #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *