Details

HMPS Ekonomi Syariah Gelar Seminar Nasional 2025: UMKM Tangguh di Era Industri 5.0

UINSAIZU.AC.ID- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menggelar Seminar Nasional 2025 di Auditorium UIN Saizu Purwokerto pada Senin, 15 September 2025.

Mengangkat tema Optimalisasi UMKM melalui Strategi Marketing dan Transformasi Digital di Era Industri 5.0, seminar nasional ini dibuka secara resmi oleh Koordinator Prodi Ekonomi Syariah, Dr. Sochimin. Seminar diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Tidak hanya mahasiswa, peserta juga datang dari kalangan pelajar dan masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap dunia usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dr. Sochimin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar nasional ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekosistem UMKM di era industri 5.0.

“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori ekonomi syariah, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. UMKM adalah pilar ekonomi bangsa. Dengan strategi marketing yang tepat dan transformasi digital, UMKM dapat naik kelas dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Dr. Sochimin.

Ia menambahkan bahwa Prodi Ekonomi Syariah terus berkomitmen mendukung kegiatan mahasiswa yang bersifat aplikatif dan solutif, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Dua narasumber utama dihadirkan untuk memberikan wawasan inspiratif, yakni Ketua Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (ASPIKMAS) Banyumas, Pujianto yang menyoroti pentingnya kolaborasi dan peran komunitas dalam memperkuat daya saing UMKM.

“UMKM Banyumas memiliki potensi yang sangat besar, namun masih banyak yang kesulitan masuk ke pasar yang lebih luas. Dengan kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi, UMKM akan lebih mampu bersaing,” tegas Pujianto.

Sementara itu, CEO & Founder Komerce, Nofi Bayu Darmawan membagikan pengalaman suksesnya membangun startup yang fokus pada digitalisasi UMKM. Ia menekankan bahwa transformasi digital sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“UMKM yang cepat beradaptasi dengan teknologi akan lebih kuat menghadapi tantangan. Digital marketing adalah strategi efektif untuk membawa produk lokal menuju konsumen yang lebih luas, bahkan global,” jelas Nofi.

Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab berlangsung. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi pemasaran digital, pemanfaatan marketplace, hingga cara membangun brand yang berkelanjutan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, HMPS Ekonomi Syariah menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM sekaligus menyiapkan generasi muda yang adaptif menghadapi era industri 5.0.

“Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga berperan aktif memberikan solusi nyata bagi dunia usaha, khususnya UMKM,” ujar panitia dalam penutupannya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UMKM diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia yang lebih tangguh di era digital. (AR)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!

#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #FEBIUINSaizu

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *