Hebat! Tiga Alumni Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto Lolos CPNS Mahkamah Agung, Satu Lolos CPNS Kemdikbudristek

Purwokerto- Kabar bahagia datang dari para lulusan Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Tiga alumni Fakultas Syariah lolos dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Mahkamah Agung Tahun 2023. Sementara satu alumni lolos seleksi CPNS di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan menyampaikan, pihaknya turut bangga dengan para lulusan Fakultas Syariah tersebut. Karena, untuk meraih posisi pada jabatan sebagai Analis Perkara Peradilan di Mahkamah Agung, tentu tidaklah mudah. Namun, mereka dapat membuktikan kualitasnya.
Ketiga nama alumni yang lolos seleksi CPNS Mahkamah Agung Tahun 2023 untuk Formasi Analis Perkara Peradilan antara lain Ibrahim Nur Ali yang merupakan alumni dari Program Studi S-1 Hukum Keluarga Islam. Kemudian, Fita Istianingsih yang merupakan alumni Program Studi S-1 Hukum Tata Negara.

Alumni Fakultas Syariah yang juga lolos CPNS di Mahkamah Agung adalah Khoerul Umam yang merupakan alumni dari Program Studi S-1 Perbandingan Madzhab. Sedangkan satu alumni yang lolos CPNS di Kemdikbudristek adalah Nabilah Falah yang merupakan salah satu lulusan terbaik Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto.
Untuk Nabilah Falah lulus dalam Seleksi CPNS Kemedikbudristek Tahun 2023 pada Formasi Dosen Hukum Islam di Universitas Sultan Agung Tirtayasa Banten. "Kami tentu bangga, lulusan kami dari Fakultas Syariah bisa lolos dalam seleksi CPNS di Mahkamah Agung maupun Kemdikbudristek," tutur dia.
Dekan Fakultas Syariah, Dr Supani mengatakan, pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk terus berbenah, mengembangkan lembaga dan mempersiapkan lulusan haldal yang dapat bersaing di tingkat global, nasional maupun internasional. "Beberapa alumni kami terbukti bisa diterima dalam seleksi CPNS di Mahkamah Agung," ungkapnya.

Bukan hanya di Mahkamah Agung, para lulusannya juga banyak diterima di lenbaga-lembaga lain. Hal ini memang sudah menjadi kompetensi yang dimiliki alumni Fakultas Syariah sebagai calon hakim, di Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Kami berharap ini menjadi satu contoh, bahwa para alumni kita bisa bersaing di masa mendatang. Harapan kami adalah Fakultas Syariah bisa mengembangkan diri, agar para alumni kita betul-betul bisa diterima masyarakat pengguna sesuai kompetensi yang kita miliki," jelasnya.
Untuk alumninya yang tahun 2023 lalu lolos seleksi dalam proses seleksi CPNS di Mahkamah Agung ada tiga orang. Mereka telah diterima sebagai Analis Perkara Peradilan. Nantinya orientasinya mereka akan menjadi seorang hakim. "Semoga mereka amanah dalam menjalankan tugas dan karirnya," harap dia. (AR)
UIN Saizu Maju



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!