Details

Halal Center UIN Saizu Sosialisasikan SJPH di Purwokerto Utara, Dorong Daya Saing UMKM Halal Banyumas

UINSAIZU.AC.ID- Halal Center UIN Saizu Purwokerto terus memperkuat komitmen dalam mendorong pengembangan produk halal di Kabupaten Banyumas melalui kegiatan sosialisasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Kecamatan Purwokerto Utara pada Kamis (23/4/2026), dan diikuti puluhan pelaku usaha mikro dan kecil.

Peserta kegiatan berasal dari tujuh kelurahan di Kecamatan Purwokerto Utara yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Kabupaten Banyumas (Aspikmas), serta para penggerak PKK se-kecamatan.

Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait sertifikasi halal sekaligus memperkuat daya saing produk UMKM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk yang aman, berkualitas, dan terjamin kehalalannya.

Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Halal UIN Saizu, Dani Kusumastuti, dalam paparannya menegaskan bahwa sertifikasi halal merupakan bentuk jaminan dari pemerintah terhadap produk yang beredar di Indonesia.

Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mengatur kewajiban sertifikasi halal bagi produk tertentu. “Pemahaman mengenai Sistem Jaminan Produk Halal adalah kunci untuk memastikan produk halal dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen pelaku usaha dalam menjaga kehalalan produk, tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual. Menurutnya, penerapan SJPH harus dilakukan secara konsisten agar kepercayaan konsumen terhadap produk halal semakin meningkat.

Sementara itu, Camat Purwokerto Utara, Sinta Indra Kusumawati, menyampaikan bahwa sertifikasi halal memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menilai posisi strategis wilayah Purwokerto Utara yang berada di pusat kota menjadi peluang besar bagi pengembangan produk UMKM.

“Purwokerto Utara berada di kawasan strategis dengan banyak pusat keramaian. Hal ini harus didukung dengan penyediaan produk halal dari UMKM sebagai sentra oleh-oleh khas Purwokerto dan Banyumas,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pemahaman SJPH akan berdampak positif terhadap kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar.
Para peserta menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan wawasan baru terkait pentingnya sertifikasi halal.

Selain meningkatkan daya saing usaha, pemahaman terhadap SJPH juga dianggap mampu menghadirkan nilai tambah berupa keberkahan dalam menjalankan usaha.
Sebagai tindak lanjut, Halal Center UIN Saizu berencana melakukan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil di masing-masing kelurahan.

Program ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan serta mempercepat terwujudnya ekosistem halal di tingkat lokal. Upaya tersebut juga sejalan dengan program dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dalam memperkuat implementasi jaminan produk halal secara nasional.

Melalui kolaborasi ini, UIN Saizu diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan UMKM halal yang berdaya saing dan berkelanjutan di Indonesia. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #Halalcenter #SertifikasiHalal #Halalitubaik #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *