Gelar Maslahat Fest 2024: UIN Saizu Dorong Pemberdayaan Remaja dan Keluarga Berkelanjutan di Banyumas

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menyelenggarakan Maslahat Fest 2024. Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat, mengangkat tema “Pemberdayaan Remaja Berbasis Relasi Maslahat untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera Berkelanjutan."
Kegiatan diinisiasi Dosen UIN Saizu Purwokerto, Dr. Mohamad Sobirin dan Muhammad Ash-Shiddiqy bekerjasama dengan Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Banyumas. Acara ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara akademisi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat akar rumput dalam membangun keluarga harmonis berbasis maslahat.
Rangkaian Edukasi dan Dialog Inspiratif
Dr Mohamad Sobirin menyebut, Maslahat Fest 2024 dirancang sebagai platform diseminasi gagasan melalui serangkaian kegiatan edukatif dan dialog interaktif. Peserta, yang terdiri dari akademisi, pelajar, dan jamaah NU, antusias mengikuti berbagai sesi yang menawarkan solusi nyata untuk tantangan di masyarakat.
“Acara ini tidak hanya menyebarkan ide akademis, tetapi juga menjembatani teori dengan kebutuhan masyarakat. Kami ingin ide-ide ini menjadi pedoman praktis, terutama bagi remaja dan keluarga di tingkat akar rumput," ujar Dr. Mohamad Sobirin dalam keterangan Senin (16/12/2024).

Pemateri dan Isu Strategis
Maslahat Fest 2024 menghadirkan narasumber berpengalaman dengan berbagai tema strategis, antara lain:
1. Intan Diana- Mengupas konsep keluarga maslahat dan peran remaja dalam mewujudkan keharmonisan keluarga.
2. Dr. Karimatul Khasanah- Membahas bimbingan konseling remaja serta strategi membangun komunikasi sehat dalam keluarga.
3. Zulfa Jiddan- Menyoroti pemberdayaan ekonomi remaja sebagai langkah mendukung kesejahteraan keluarga.
4. Gus Mohamad Luqman- Ketua Satgas Gerakan Keluarga Maslahat NU Banyumas, yang memaparkan penerapan fiqih keluarga maslahat untuk menciptakan keseimbangan dalam keluarga.
Fiqih Keluarga Maslahat: Panduan Praktis Masyarakat
Dalam sesinya, Gus Mohamad Luqman menegaskan pentingnya fiqih keluarga maslahat sebagai panduan menciptakan keluarga yang harmonis dan berkelanjutan. “Santri harus menjadi agen perubahan yang membawa nilai maslahat dalam kehidupan keluarga dan masyarakat," tuturnya.
Hasil diseminasi ini dirasakan langsung oleh masyarakat Banyumas, khususnya generasi muda NU. Beberapa program unggulan yang diperkenalkan antara lain: pelatihan kepemimpinan dan pemberdayaan remaja bagi IPNU dan IPPNU. Kemudian, sosialisasi konsep keluarga maslahat NU sebagai pedoman praktis.

Selain itu, penguatan ekonomi kreatif berbasis keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan jamaah NU. Muhammad Ash-Shiddiqy menambahkan, keberhasilan program ini terletak pada dampaknya yang nyata di masyarakat. “Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun keluarga yang maslahat," ujarnya.
Ketua PC IPNU Banyumas, Fahmi Abdurrahman juga mengapresiasi inisiatif ini sebagai bentuk nyata kepedulian UIN Saizu terhadap generasi muda NU. Ketua PC IPPNU Banyumas, Yeni Rahmawati berharap agar program seperti ini bisa semakin memberdayakan komunitas.
Acara yang ditutup dengan sesi refleksi dan diskusi interaktif ini berhasil menjadi ajang berbagi ide dan pengalaman. Peserta merasa mendapatkan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan Maslahat Fest 2024, UIN Saizu membuktikan komitmennya dalam menghadirkan solusi konkret bagi pemberdayaan remaja dan penguatan keluarga berbasis nilai maslahat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih harmonis dan berkelanjutan. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!
#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #kampushijau #purwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!