Details

FTIK Care Peduli Bencana, Wujud Kepedulian Mahasiswa UIN Saizu untuk Korban Bencana Alam

UINSAIZU.AC.ID- Bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan luka sosial yang membutuhkan kehadiran dan kepedulian bersama. Melalui program FTIK Care Peduli Bencana, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menegaskan peran perguruan tinggi sebagai ruang pendidikan yang berpihak pada nilai kemanusiaan, solidaritas, dan empati sosial.

Program kemanusiaan ini digagas dan dilaksanakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTIK UIN Saizu Purwokerto pada Minggu, 8 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB. Aksi sosial tersebut menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Penyaluran bantuan FTIK Care dilakukan di beberapa titik strategis, yakni Posko Tanggap Bencana Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang; kepada warga terdampak termasuk keluarga korban jiwa di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Purbalingga; serta di Posko Tanggap Bencana Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini bertujuan memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada masa tanggap darurat pascabencana.

Melalui program FTIK Care, mahasiswa dan civitas akademika FTIK berhasil menghimpun dan menyalurkan dana sebesar Rp3.672.663. Selain bantuan dana, FTIK Care juga menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak, seperti pakaian layak pakai, Al-Qur’an, perlengkapan ibadah, kasur, bantal, serta kebutuhan personal lain yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak bencana.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kondisi psikologis dan spiritual para korban.

Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Fauzi menegaskan kegiatan FTIK Care Peduli Bencana merupakan bagian dari misi pendidikan yang lebih luas. Menurutnya, pendidikan tidak boleh berhenti pada penguasaan teori semata, tetapi harus melahirkan insan akademik yang peka terhadap realitas sosial.

Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan menjadi proses pembelajaran nyata tentang empati, tanggung jawab sosial, serta kebermaknaan ilmu dalam kehidupan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua DEMA FTIK, Ridwan Hakim Muzaki, menyampaikan bahwa FTIK Care lahir dari kesadaran mahasiswa akan pentingnya kehadiran kampus di tengah masyarakat, khususnya saat bencana terjadi. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai agen perubahan yang tidak hanya mengamati persoalan sosial, tetapi turut hadir sebagai bagian dari solusi.

Menurutnya, aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa nilai kepedulian dan solidaritas dapat tumbuh melalui gerakan mahasiswa yang terorganisir dan berkelanjutan.

Dari sisi nilai keislaman, FTIK Care Peduli Bencana merefleksikan ajaran Islam tentang ta’awun (saling menolong) dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan). Bantuan yang disalurkan tidak hanya dimaknai sebagai dukungan materi, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran moral dan spiritual bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Salah satu warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian civitas akademika FTIK. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberi penguatan batin bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan.

Melalui program FTIK Care Peduli Bencana, FTIK UIN Saizu Purwokerto menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial dan nilai kemanusiaan.

Kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembelajaran empati yang hidup, di mana mahasiswa belajar langsung tentang makna kepedulian, solidaritas, dan pengabdian kepada sesama. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *