FEBI UIN Saizu Gelar FGD dan Pelatihan, Perkuat Kinerja Dosen dan Tendik Lewat Strategi Inovatif
.jpeg)
UINSAIZU.AC.ID- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus berupaya meningkatkan mutu akademik dan profesionalisme tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.
Hal ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan di Lantai 6 Gedung L, pada Rabu, 13 Agustus 2025. FGD mengusung tema “Penguatan Kinerja Bagi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan”. Acara tersebut dihadiri pimpinan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan FEBI.
Dekan FEBI UIN Saizu Purwokerto, Prof. Jamal Abdul Aziz menyebutkan forum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus perumusan langkah strategis untuk memperkuat mutu layanan akademik maupun non-akademik di lingkungan fakultas.
Dia menjelaskan, peningkatan kinerja tidak bisa ditunda di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. “Kami ingin seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki semangat, keterampilan, dan strategi kerja yang terarah. Dengan begitu, FEBI dapat mendukung visi UIN Saizu sebagai kampus unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Setelah FGD, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan bertajuk “Bekerja dan Hidup HEPI & Ga’ Banyak Utang” yang menghadirkan Erick Setianto sebagai narasumber. Dalam sesi interaktif tersebut, Erick memaparkan dampak serius jeratan utang yang tidak hanya merusak kondisi finansial, tetapi juga berimbas pada kesehatan mental, fisik, hingga kualitas hidup seseorang.
Menurutnya, banyak orang terjebak dalam debt trap karena berawal dari pinjaman kecil, lalu berlanjut dengan utang tambahan, hingga akhirnya terbebani cicilan yang tidak terkendali.
“Kuncinya adalah disiplin mengatur arus kas, berani menahan gengsi, dan menghindari spekulasi yang tidak perlu. Jangan jadikan pinjaman sebagai solusi pertama setiap kali menghadapi masalah keuangan,” tegas Erick.
Ia juga memberikan strategi keluar dari jebakan utang dengan membangun sumber penghasilan tambahan. Erick menekankan pentingnya kreativitas dalam berbisnis.
“Cari ide bisnis dari masalah yang dialami orang lain, kebutuhan yang belum terpenuhi, atau solusi untuk mempermudah hidup. Bisnis yang sukses harus punya nilai tambah dan faktor kali. Dengan begitu, kita bisa memperbaiki kondisi finansial tanpa mengandalkan utang,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini diharapkan mampu memberikan wawasan praktis, motivasi, serta strategi manajemen finansial yang bermanfaat bagi seluruh peserta.
Dengan bekal tersebut, dosen dan tenaga kependidikan FEBI UIN Saizu diharapkan dapat bekerja lebih produktif, sejahtera, dan terhindar dari beban finansial yang berpotensi menghambat kinerja. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #FEBIUINSaizuPurwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!