Details

Fakultas Dakwah UIN Saizu Gandeng Rutan Purbalingga, Hadirkan Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan

UINSAIZU.AC.ID- Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto memperkuat peran pengabdian kepada masyarakat dengan menjalin kerja sama strategis bersama Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purbalingga. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memberikan pembinaan spiritual dan edukasi bagi warga binaan.

Kesepakatan kerja sama tersebut resmi ditandatangani pada hari Kamis (5/3/2026) dan dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto, Dr. Nawawi, serta Kepala Rutan Kelas IIB Purbalingga, Ridwan Susilo, bersama jajaran pimpinan rutan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.

Wakil Dekan III Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto, Dr. Nawawi, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut lahir dari kepedulian akademisi terhadap proses pembinaan warga binaan agar mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk turut hadir memberikan kontribusi nyata dalam berbagai persoalan kemasyarakatan, termasuk pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Kerja sama ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi jembatan untuk menghadirkan perubahan positif. Kami ingin memberikan harapan baru bagi warga binaan agar mereka dapat mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa diharapkan mampu memberikan motivasi serta penguatan spiritual bagi warga binaan. Melalui kerja sama tersebut, Fakultas Dakwah UIN Saizu dan Rutan Kelas IIB Purbalingga akan menjalankan berbagai program kolaboratif.

Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain pelaksanaan penelitian bersama, pengelolaan jurnal dan karya ilmiah, serta penyelenggaraan seminar dan workshop yang melibatkan praktisi dari pihak rutan sebagai narasumber.

Kolaborasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial secara lebih luas.

Program ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang bersifat aplikatif dan berdampak nyata. Nawawi menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di Fakultas Dakwah.

Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengalaman berinteraksi dengan warga binaan dapat memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya empati, kepedulian, serta nilai kemanusiaan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial. Di rutan mereka belajar bahwa setiap manusia memiliki kesempatan kedua dan membutuhkan dukungan moral untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih baik,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa program ini terinspirasi dari kegiatan pembinaan serupa yang sebelumnya telah berjalan di lembaga pemasyarakatan di wilayah Purwokerto. Sementara itu, pihak Rutan Kelas IIB Purbalingga menyambut baik kerja sama yang dijalin dengan Fakultas Dakwah UIN Saizu.

Kepala Rutan, Ridwan Susilo, menilai kehadiran akademisi dan mahasiswa di lingkungan rutan dapat memberikan energi positif sekaligus membantu proses pembinaan yang selama ini dilakukan oleh petugas.

Menurutnya, pendekatan pembinaan yang melibatkan unsur pendidikan dan dakwah memiliki peran penting dalam membangun motivasi serta kepercayaan diri warga binaan.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran dosen dan mahasiswa sangat membantu dalam memberikan pembinaan dan menciptakan suasana yang lebih positif bagi warga binaan,” katanya. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Saizu dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial.

Melalui program pembinaan di rutan, Fakultas Dakwah tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga memperkuat peran pengabdian kepada masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemasyarakatan dalam membangun pendekatan pembinaan yang lebih humanis, edukatif, dan berkelanjutan.

Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang melalui berbagai program lain yang memberi manfaat bagi warga binaan sekaligus memperkaya pengalaman akademik mahasiswa dalam menjalankan dakwah yang menyejukkan dan solutif di tengah masyarakat. (AR/TA)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *