Details

English Festival 2026 UIN Saizu Jadi Ajang Talenta Bahasa Inggris Pelajar dan Mahasiswa

UINSAIZU.AC.ID – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menggelar English Festival 2026 di Auditorium Utama UIN Saizu, Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai daerah ini menjadi ajang pengembangan kompetensi bahasa Inggris sekaligus wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan prestasi akademik.
English Festival merupakan agenda tahunan HMPS TBI yang bertujuan meningkatkan kualitas kemampuan berbahasa Inggris generasi muda melalui kompetisi yang edukatif dan inspiratif. Tahun ini, festival dikemas dengan perpaduan perlombaan dan kegiatan pengembangan diri yang diharapkan mampu melahirkan peserta yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Saizu Prof. Subur, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris Desi Wijayanti Ma'rufah, dosen, mahasiswa, serta para peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.
Ketua Panitia English Festival 2026, Aogista Putri Lia Zain, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dirancang sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pengembangan diri bagi para peserta.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Inggris sekaligus memperluas wawasan mereka. Kami berharap English Festival menjadi langkah awal lahirnya generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ketua HMPS TBI, Alfi Hidayatul Mukaromah, menambahkan bahwa kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan dunia pendidikan, dunia kerja, dan kolaborasi global. Karena itu, HMPS TBI secara rutin menghadirkan kegiatan yang mampu mengasah keterampilan akademik sekaligus kemampuan komunikasi mahasiswa.
Sebelum kompetisi dimulai, peserta mengikuti Talkshow Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang menghadirkan narasumber Aisyah Puan Maharani, alumni UIN Saizu sekaligus awardee Beasiswa Indonesia Bangkit Pascasarjana UIN Saizu. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai kategori Beasiswa Indonesia Bangkit 2026, persyaratan administrasi, dokumen yang harus dipersiapkan, manfaat beasiswa, komponen pembiayaan, hingga timeline pendaftaran yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
English Festival 2026 menghadirkan enam cabang lomba, yaitu Story Telling Competition, Singing Competition, News Anchor Competition, Speech Competition, dan Poetry Competition untuk pelajar SMA/SMK/MA sederajat. Sementara itu, Essay Competition diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Seluruh peserta terlebih dahulu mengirimkan karya mereka pada 3–4 Juli 2026 untuk menjalani proses seleksi awal oleh dewan juri secara daring. Finalis yang lolos kemudian diundang mengikuti babak final pada 7 Juli 2026. Pada kategori Story Telling, Singing, News Anchor, Speech, dan Poetry, para finalis menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Sementara itu, finalis Essay Competition mempresentasikan hasil karya ilmiah mereka secara daring melalui Zoom yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai bagian dari proses penilaian.


Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Para finalis berasal dari berbagai daerah, termasuk luar Kabupaten Banyumas, sehingga English Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan saling memotivasi dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
Para pemenang dari masing-masing cabang lomba memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kemampuan komunikasi, dan prestasi yang telah mereka tunjukkan. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi pada kompetisi berikutnya.
Panitia berharap English Festival dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang semakin luas. Tidak hanya melibatkan sekolah dan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih besar bagi peserta dari mancanegara. Dengan demikian, English Festival diharapkan mampu menjadi salah satu agenda unggulan UIN Saizu dalam mendorong pengembangan kemampuan bahasa Inggris sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional. (AL/LU)

 

Kampus Desa Mendunia !

 

#UINSaizu #EnglishFestival2026 #TadrisBahasaInggris #PrestasiMahasiswa #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *