Details

Dukung UMKM Naik Kelas, Halal Center UIN Saizu Perkuat Ekosistem Halal Desa Wisata Bangunkarya Pangandaran

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Halal Center Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus meneguhkan komitmennya memperkuat ekosistem halal nasional, melalui program pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini, Halal Center UIN Saizu menyasar Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan menggelar Sosialisasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sekaligus layanan Sertifikasi Halal Self Declare bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bangunkarya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Halal Center UIN Saizu, Pemerintah Desa Bangunkarya, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 140 UIN Saizu. Sebanyak 50 pelaku UMK mengikuti kegiatan dengan antusias.

Mayoritas peserta merupakan perempuan yang selama ini menjadi penggerak utama usaha kuliner rumahan di desa. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi halal sekaligus mendukung peningkatan daya saing UMKM di kawasan wisata yang tengah berkembang.

Desa Bangunkarya dikenal sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran melalui Kampung Wisata Cisangkal, destinasi berbasis masyarakat yang menawarkan pesona alam, budaya, serta berbagai tradisi lokal.

Kawasan ini juga memiliki Hutan Adat Cisangkal, sebuah kawasan konservasi yang dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat sebagai sumber mata air. Di kawasan tersebut tumbuh pohon durian lokal purba yang diperkirakan telah berusia lebih dari 300 tahun dan menjadi salah satu daya tarik wisata.

Besarnya potensi wisata tersebut diikuti dengan berkembangnya berbagai usaha kuliner khas yang dikelola masyarakat. Karena itu, penguatan jaminan halal dinilai menjadi salah satu kebutuhan penting agar produk lokal memiliki nilai tambah sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan.

Kepala Desa Bangunkarya, Yaya Suryana, yang akrab disapa Apih, mengatakan sertifikasi halal bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas produk sekaligus kesejahteraan masyarakat.

"Pelaku usaha perlu memahami Sistem Jaminan Produk Halal sebagai standar pangan yang aman, sehat, dan membawa kesejahteraan lahir maupun batin bagi masyarakat. Kerja sama dengan Halal Center UIN Saizu semakin mempererat silaturahmi Pemerintah Desa Bangunkarya dengan berbagai perguruan tinggi. Halal Center UIN Saizu menjadi institusi pertama dari Jawa Tengah yang menjalin kerja sama dengan kami," ujarnya.

Kepala Halal Center UIN Saizu Purwokerto, Dani Kusumastuti, mengapresiasi sambutan Pemerintah Desa Bangunkarya serta semangat para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai.

Dia juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa KKN Kelompok 140 UIN Saizu yang telah menginisiasi sekaligus memfasilitasi pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Menurut Dani, pemahaman mengenai Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) menjadi fondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

"SJPH bukan hanya persyaratan administratif untuk memperoleh sertifikat halal, tetapi merupakan sistem yang memastikan seluruh proses produksi halal dijalankan secara konsisten. Karena itu, penerapan SJPH harus menjadi DNA dalam aktivitas produksi seluruh pelaku usaha, baik skala besar, menengah, kecil, maupun mikro," jelasnya.

Dia menambahkan, penerapan sistem jaminan halal tidak hanya berdampak pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.

Suasana sosialisasi berlangsung dinamis dan interaktif. Dua narasumber, yakni Irwan Saputro, dosen pemasaran STIE Muhammadiyah Cilacap, dan Dani Kusumastuti selaku Penyelia Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), menyampaikan materi menggunakan pendekatan active learning.

Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diajak berdiskusi, melakukan simulasi, hingga mengikuti permainan edukatif bertajuk "Tepuk Halal". Metode tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami sekaligus mengingat prinsip-prinsip dasar Sistem Jaminan Produk Halal dengan cara yang menyenangkan.

Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi evaluasi. Berbagai pertanyaan dijawab dengan penuh semangat oleh para pelaku usaha yang berlomba menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan.

Sebagai bentuk apresiasi, Halal Center UIN Saizu memberikan hadiah berupa produk-produk halal kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, Halal Center UIN Saizu juga memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku UMK untuk mengakses layanan Sertifikasi Halal Self Declare.

Pendampingan ini diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha memenuhi persyaratan sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku sehingga produk mereka memiliki legalitas yang semakin kuat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UIN Saizu dalam mendukung percepatan sertifikasi halal nasional sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di berbagai daerah.

Kegiatan ini menegaskan peran Halal Center UIN Saizu sebagai pusat layanan, edukasi, dan pendampingan halal yang tidak hanya berorientasi pada penerbitan sertifikat, tetapi juga membangun budaya halal yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan pelaku UMKM diharapkan mampu melahirkan ekosistem usaha yang lebih kompetitif, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi Desa Bangunkarya sebagai destinasi wisata yang menghadirkan produk-produk halal berkualitas.

Melalui kolaborasi tersebut, UIN Saizu kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis pemberdayaan, inovasi, dan penguatan ekonomi lokal.

Program ini menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir secara nyata dalam mendampingi masyarakat menciptakan usaha yang berdaya saing, berkelanjutan, dan siap menjawab kebutuhan pasar halal yang terus berkembang. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *