Details

Dosen UIN Saizu Terpilih Jadi Pengurus Organisasi Penulis Majelis Sastra Asia Tenggara

UINSAIZU.AC.ID- Kabar membanggakan datang dari Akademisi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Kali ini, Dimas Indianto S, dosen sekaligus penyair, resmi terpilih sebagai salah satu pengurus Organisasi Penulis Mastera (Majelis Sastra Asia Tenggara) atau yang dikenal dengan Opera.

Dalam struktur kepengurusan, Dimas dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Penelitian untuk periode 2025–2030. Pemilihan pengurus dilakukan dalam Temu Alumni Program Penulisan Mastera, sebuah forum yang mempertemukan para sastrawan muda alumni kegiatan kesastraan negara-negara anggota Mastera.

Menurut Dimas Indianto, Opera sendiri terbentuk atas inisiatif alumni asal Indonesia yang ingin mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan kualitas serta kuantitas karya sastra melalui wadah profesional dan produktif. Organisasi Penulis Mastera (Opera) didirikan pada 16 November 2022 di Depok.

Selain di Indonesia, Opera juga berkembang dengan hadirnya Opera Serauntau di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Organisasi ini baru diresmikan secara resmi pada 3 September 2025 di Kantor Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta.

Opera hadir dengan misi memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama antaralumni, antarlembaga, serta antarnegara. Selain itu, Opera bertujuan menunjang kebijakan pemerintah masing-masing negara dalam kegiatan literasi, meningkatkan kompetensi sastrawan, menggaungkan karya di lingkup Asia Tenggara, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sastra.

Dia menjelaskan, Program Penulisan Mastera merupakan kegiatan tahunan yang digelar di Indonesia sejak tahun 1997. Genre yang diangkat bergilir setiap tahun, mulai dari puisi, cerpen, esai, drama, hingga novel.

Kegiatan ini diikuti sastrawan muda dari negara anggota Mastera, yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Hingga kini, jumlah alumninya mencapai 445 sastrawan.

Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan bahwa karya sastra dari negara anggota Mastera sarat makna sosial, petuah, dan nilai budaya yang relevan dengan masyarakat.

“Sebagai bangsa yang kaya karya sastra, generasi muda Mastera harus bergotong royong mengembangkan, melestarikan, dan memajukan bahasa serta sastra. Badan Bahasa akan terus menginisiasi kegiatan untuk menggali kreativitas dan inovasi kesastraan,” ujar Hafidz.

Kepengurusan Opera periode 2025–2030 berada di bawah naungan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen. Struktur dewan pengarah terdiri dari Sekretaris Badan, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, serta Kepala Pusat Pemberdayaan Bahasa dan Sastra.

Terpilihnya Dimas Indianto sebagai salah satu pengurus menandai kiprah UIN Saizu di tingkat regional Asia Tenggara. Posisi strategis ini sekaligus membuka peluang bagi pengembangan penelitian sastra yang lebih luas, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kawasan regional. (AR)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!

#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #DosenUINSaizu

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *