Dosen UIN Saizu Purwokerto Raih Profesor Honoris Causa dari ASEAN University International Malaysia

UINSAIZU.AC.ID- Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Indonesia. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Dr. Dimas Indianto S., resmi menerima gelar Profesor Honoris Causa (HC) dari ASEAN University International (AUI) Malaysia.
Penganugerahan tersebut berlangsung dalam seremoni akademik yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 5 Maret 2026. Gelar kehormatan itu diberikan dalam bidang Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Dr. Dimas dalam pengembangan pendidikan serta pelestarian kebudayaan lokal selama lebih dari satu dekade.
Dalam dunia akademik dan kebudayaan, Dr. Dimas dikenal sebagai budayawan muda yang aktif meneliti dan menulis tentang kebudayaan lokal Indonesia. Berbagai karya ilmiah dan publikasi yang dihasilkannya banyak mengangkat nilai-nilai tradisi, identitas budaya, serta dinamika masyarakat lokal.
Selain aktif menulis, dia juga menggagas berbagai festival budaya di sejumlah daerah. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melestarikan tradisi serta warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Melalui aktivitas akademik dan kultural tersebut, Dr. Dimas dinilai berhasil menjembatani pendidikan, penelitian, dan gerakan kebudayaan masyarakat. Tidak hanya dikenal sebagai akademisi, Dr. Dimas juga aktif menulis karya sastra yang mengangkat isu kebudayaan lokal.

Karya-karya tersebut memperkenalkan gagasan mengenai identitas budaya, tradisi masyarakat, hingga perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat lokal. Komitmen terhadap pelestarian budaya juga diwujudkan melalui pendirian nDalem Sastronegaran di Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Tempat ini dikembangkan sebagai ruang kegiatan budaya masyarakat, pusat diskusi sastra, serta wadah bagi generasi muda untuk belajar dan mencintai kebudayaan lokal. Selain aktif di tingkat nasional, Dr. Dimas juga terlibat dalam jaringan sastra regional Asia Tenggara.
Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Bidang Riset pada Organisasi Penulis Mastera (OPERA) yang merupakan bagian dari Majelis Sastra Asia Tenggara. Organisasi tersebut menjadi wadah kolaborasi penulis dan akademisi di kawasan ASEAN yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Keterlibatan ini memperkuat peran Dr. Dimas dalam memperkenalkan literasi dan kebudayaan Indonesia di tingkat regional. Dalam pidato ilmiahnya, ia mengenalkan teori baru di dunia pendidikan, yakni Pendidikan Islam Nusantara. Sebuah alternatif pendidikan di tengah gempuran globalisasi. Agar pendidikan kembali pada hakikatnya untuk memanusiakan manusia dengan pendekatan kebudayaan lokal.

Semoga pencapaian tersebut dapat semakin memperkuat kontribusi kampus dalam memperkenalkan keilmuan dan kekayaan budaya Indonesia di tingkat internasional. Penganugerahan gelar Profesor Honoris Causa ini diharapkan tidak hanya menjadi pengakuan atas perjalanan akademik dan kultural Dr. Dimas, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Melalui penelitian, penulisan, serta gerakan budaya yang konsisten, kekayaan budaya lokal dapat terus dihidupkan dan dikenalkan kepada dunia sebagai bagian penting dari identitas bangsa Indonesia. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!