Details

Dosen UIN Saizu Purwokerto Lakukan Penelitian Energi Baru dan Terbarukan PLTMH

UINSAIZU.AC.ID- Dua peneliti UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Profesor Naqiyah dan Dr Nita Triana melakukan penelitian Energi Baru Terbarukan (EBT) di Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH).

Profesor Naqiyah menyebutkan, penelitian ini merupakan riset yang didanai dari Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Litapdimas adalah program Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Penelitian ini merupakan riset yang didanai Litapdimas Kemenag dalam cluster Riset Collaboratif antar perguruan tinggi. Riset ini sangat penting dilakukan mengingat pembangunan PLTMH memiliki banyak manfaat dari berbagai aspek," ujarnya.

Dijelaskan, dari aspek kepentingan lingkungan hidup, penggunaan PLTMH memberikan sumbangan yang sangat berarti dalam penghematan energi. Selain itu, juga berkontribusi terhadap perbaikan mutu lingkungan hidup.

Karena, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang berdampak terhadap polusi udara, hujan asam, dan efek rumah kaca. Dari aspek kepentingan kehutanan, tujuan pembangunan PLTMH adalah membangun perekat hubungan positif antara hutan dan masyarakat.

"Ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dan partisipasi di dalam dan sekitar hutan agar secara swadaya bersedia menjaga dan melestarikan fungsi hutan," ungkapnya, Selasa (27/8/2024).

Sementara itu, Dr Nita Triana menyebutkan, berkaitan dengan PLTMH kelestarian fungsi hutan ini akan menjamin kontinuitas hasil air yang akan bermanfaat untuk kelangsungan sumber energi micro hydro.

"PLTMH sangat potensial untuk terus dikembangkan sebagai model kemandirian energi desa. Mengingat masih banyak desa-desa di Indonesia  yang belum terjamah PLN dan di sisi lain Indonesia memiliki  sumber daya air yang cukup melimpah," jelasnya.

Di Indonesia, PLTMH di kelola secara swadaya oleh masyarakat desa. Aturan- aturan, kelembagaan dan struktur pengelolaan   melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif.    

"Riset ini menggali model sistem hukum, berupa peraturan, kelembagaan, budaya dan agama dalam pengelolaan dan pengawasan PLTMH. Riset ini menggali peran-peran tokoh masyarakat, tokoh keagamaan yang berpengaruh besar dalam pelestarian lingkungan hutan dan sumber daya air di desa," ujarnya.

 Untuk lokasi riset di daerah hutan dan pegunungan berada di Desa Karangtengah Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Kemudian Desa Campakoah  Kabupaten Purbalingga dan, Desa Sidomulyo Lebak Barang Pekalongan.

Riset ini juga bertambah menarik, karena Peneliti UIN Saizu berkolaborasi dengan Dr Osman Bin MD Rasip selaku Department of Siasah Syar'Iyyah Academy of Islamic Studies. Peneliti dari Universiti Malaya.

Peneliti membandingkan sistem hukum dalam pengelolaan PLTMH ini dengan Loji boleh diperbaharui micro hydro di daerah Bentong Malaysia. PLTMH Bentong  dinilai paling berhasil di Malaysia.

Di Bentong Malaysia Micro Hydro elektrik dikelola secara serius oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) yaitu Syarikat yang diberi kewenangan untuk urusan elektrik negara. Kerajaan memegang 51 persen saham dalam PLTMH ini. (AR)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!

#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #purwokerto #purwokerto

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *