Dosen CPNS UIN Saizu Inisiasi Buku Saku Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus menguatkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Salah satu langkah nyata diwujudkan oleh Feny Cholisoh, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Dosen Psikologi, yang menyusun sekaligus mendiseminasikan Buku Saku Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).
Penyusunan buku ini merupakan bagian dari program aktualisasi Latsar CPNS yang dijalani Feny. Ia menegaskan, buku saku tersebut hadir sebagai rujukan praktis bagi sivitas akademika untuk memahami definisi kekerasan seksual, bentuk-bentuknya, upaya pencegahan, hingga mekanisme penanganan jika terjadi kasus di lingkungan kampus.
“Buku ini hadir agar mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan memiliki pegangan yang ringkas, mudah dipahami, dan aplikatif. Harapannya, buku ini dapat meningkatkan kesadaran bersama sekaligus mendorong terciptanya budaya kampus yang aman dan berintegritas,” ungkap Feny Cholisoh, Selasa (9/9/2025).

Buku saku PPKS tidak hanya diterbitkan dalam versi cetak, tetapi juga tersedia secara digital untuk menjangkau audiens lebih luas. Edisi cetak terbatas disalurkan ke perpustakaan kampus, setiap fakultas, Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), serta Dewan Mahasiswa.
Sementara versi digital diunggah melalui website resmi LPPM UIN Saizu dan akun Instagram Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) sehingga dapat diakses dengan mudah oleh sivitas akademika maupun masyarakat umum.
Inisiatif ini sejalan dengan implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan. Kehadiran buku tersebut juga menjadi bukti kontribusi nyata seorang CPNS dalam memperkuat nilai-nilai ASN BerAKHLAK, khususnya aspek kolaborasi, akuntabilitas, dan pelayanan publik.
Dengan adanya buku saku ini, literasi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual diharapkan semakin meningkat. Lebih dari itu, langkah ini mendukung upaya berkelanjutan UIN Saizu untuk mewujudkan kampus ramah, inklusif, serta menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #BestStudent #CeritaKampusHijau



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!