Details

Dapat Kunjungan UIN KHAS Jember dan IAIN Ponorogo, Rektor UIN Saizu Beberkan Strategi Meraih Akreditasi Unggul

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mendapat kunjungan Benchmarking Akreditasi Unggul dari dua kampus di Jawa Timur, Kamis (16/5/2024). Dua kampus tersebut yakni UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

Rombongan kedua kampus dari Jawa Timur tersebut, diterima dengan hangat Rektor UIN Saizu Purwokerto, Profesor Ridwan di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Lantai 2. Turut mendampingi, Wakil Rektor I Profesor Suwito, Mantan Ketua STAIN/Rektor IAIN Purwokerto, A Luthfi Hamidi dan Ketua LPM Profesor Supriyanto dan jajarannya.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Profesor Ridwan menyampaikan, pertemuan tiga kampus tersebut menjadi forum untuk meningkatkan silaturahmi, sekaligus bertukar informasi dalam hal pengembangan kampus. Harapannya, sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) akan menyusul menjadi perguruan tinggi unggul.

Menurutnya, UIN Saizu Purwokerto menjadi PTKIN ketiga di Indonesia, dengan raihan Akreditasi Unggul. Yakni, dengan menggunakan regulasi akreditasi baru dengan sembilan kriteria. Sebelum UIN Saizu Purwokerto, raihan Akreditasi Unggul diraih UIN Ar-Raniri Banda Aceh dan UIN Raden Fatah Palembang.

Untuk menjadi kampus dengan Akreditasi Unggul memang butuh proses. Namun, pihaknya meyakini, UIN KHAS Jember dan IAIN Ponorogo akan dapat mengikuti pencapaian itu, dengan mendapatkan Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

"Dalam skala makro UIN Saizu, kesadaran untuk pencaiaan Akreditasi Unggul itu harus menjadi kesadaran kolektif, seluruh sivitas akademika kampus. Kita memang butuh kebersamaan. Kita menyebut, satu visi satu misi dan satu aksi. Kami dari pimpinan berupaya membangun iklim itu," ungkapnya.

Dengan adanya kebersamaan dan kesadaran kolektif, disertai gerakan kolektif yang menjadi sumber energi demi membangun sebuah legacy. "Saya selalu mengatakan, di kampus ini tidak ada orang yang tidak penting. Semuanya penting, dengan posisi, tugas fungsi dan peranannya masing-masing," beber dia.

Selain itu, pihaknya juga selalu menekankan untuk seluruh jajarannya agar bekerja terstruktur, sistematis dan masif. Hal ini juga menjadi sebuah ekosistem kerja yang meniscayakan ada kebersamaan. Karena akreditasi kampus tersebut memotret kinerja keseluruhan di sebuah kampus. Jadi semua harus memberikan dukungan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah perwakilan rombongan kedua kampus tersebut, menyampaikan antusiasmenya untuk belajar mengenai strategi-strategi yang dilakukan UIN Saizu Purwokerto dalam meraih Akreditasi Unggul. Paparan materi diberikan Wakil Rektor I Profesor Suwito dan Ketua LPM Profesor Supriyanto. (AR)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *