Cetak Relawan Fasilitator Kompeten, UKK KSR PMI UIN Saizu Gandeng PMI Banyumas Gelar TOF 2026

UINSAIZU.AC.ID- Unit Kegiatan Khusus Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (UKK KSR PMI) Unit UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Training of Facilitator (TOF) Tahun 2026 yang diselenggarakan PMI Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas relawan KSR agar mampu menjadi fasilitator yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. TOF 2026 dilaksanakan secara hybrid dengan rangkaian kegiatan daring pada 4–5 Mei 2026 dan dilanjutkan secara luring pada 6–8 Mei 2026 di UIN Saizu Purwokerto.
Pelaksanaan pelatihan yang diikuti relawan dari berbagai unit KSR di Banyumas itu berlangsung di Auditorium Utama UIN Saizu Purwokerto. Komandan UKK KSR PMI UIN Saizu Purwokerto, Adam Gunawan mengatakan keterlibatan UIN Saizu sebagai tuan rumah merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program pembinaan relawan PMI Kabupaten Banyumas.
Menurutnya, kegiatan tersebut lahir dari hasil koordinasi dan rapat kerja bersama PMI Banyumas untuk memperkuat kualitas sumber daya relawan di tingkat unit. “Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari pelaksanaan TOF 2026. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas relawan sehingga dapat menjadi fasilitator yang kompeten di berbagai lingkungan,” ujar Adam.
Dia menambahkan, pelatihan tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan individu relawan, tetapi juga mendorong kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat luas.
Perwakilan PMI Kabupaten Banyumas, Miftakhurohman, menjelaskan bahwa pelaksanaan TOF di lingkungan kampus menjadi strategi penting untuk mempererat hubungan antara PMI dan unit-unit KSR. “Kegiatan ini menjadi salah satu cara pembinaan agar unit-unit KSR tetap aktif, berkembang, dan memiliki keterikatan yang kuat dengan PMI,” katanya.
Melalui pendekatan tersebut, PMI berharap lahir fasilitator-fasilitator muda yang mampu memperkuat sistem pelatihan dan pengembangan relawan di masing-masing unit.
Ketua Panitia TOF 2026, Rusyan Fikri menjelaskan bahwa pelatihan dirancang menggunakan metode komprehensif yang memadukan teori, praktik, dan evaluasi secara langsung. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar fasilitasi, public speaking, komunikasi efektif, teknik menghidupkan suasana kelas, hingga micro teaching dan simulasi pelatihan.

Sejumlah pemateri dari internal PMI dan Forum Pelatih turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya:
- Irsyam Prihambodo dengan materi Kepalangmerahan
- Irsyad Pri Ambodo terkait Ketentuan Umum Pelatihan PMI dan Monitoring Evaluasi
- Mukti Fidianto membawakan Dasar-Dasar Fasilitasi
- Sri Muryaningsih terkait Perancangan Pelatihan Berbasis Kompetensi
- Angga Feri Setywan mengenai Public Speaking dan Komunikasi Efektif
- Asha Adiwantri dari Forum Pelatih membawakan Media dan Metode Pembelajaran
- Wiwit Kusmanto, R.P. tentang Teknik Menghidupkan Suasana Kelas
Selain itu, sesi micro teaching dan simulasi dipandu langsung oleh Forum Pelatih PMI guna mengasah kemampuan peserta dalam menyampaikan materi pelatihan secara efektif. Pada Rabu (6/5/2026), kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi “Merancang Pelatihan Berbasis Kompetensi” yang disampaikan Sri Muryaningsih.
Kegiatan TOF 2026 berlangsung selama lima hari dan mendapat antusiasme tinggi dari relawan PMI di Banyumas. Tercatat sebanyak 62 orang mendaftar, namun hanya 36 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Peserta berasal dari berbagai unit KSR, di antaranya KSR Markas PMI Kabupaten Banyumas, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Jenderal Soedirman, UNWIKU, UIN Saizu Purwokerto, AMIKOM, BCH, serta unsur TSR dan staf markas PMI.
Selama pelatihan, peserta mengikuti sejumlah agenda seperti daily test, perancangan pelatihan berbasis kompetensi, monitoring dan evaluasi pelatihan, hingga praktik langsung sebagai fasilitator. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi post-test dan penyusunan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) sebagai bentuk implementasi hasil pelatihan di masing-masing unit.
Melalui penyelenggaraan TOF 2026, UKK KSR PMI UIN Saizu berharap dapat terus mengambil peran aktif dalam mendukung program PMI, khususnya dalam pengembangan kapasitas relawan. Selain menjadi ajang peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antarunit KSR di Kabupaten Banyumas.
Dengan terselenggaranya TOF 2026, para relawan diharapkan mampu menjadi fasilitator yang kompeten, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan PMI. (AR/LS)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!