Details

Capai Target Peningkatan Mutu Kampus, Biro AUPK UIN Saizu Bedah Perkin 2026

UINSAIZU.AC.ID- Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mulai tancap gas untuk merealisasikan target peningkatan mutu kampus tahun 2026. Langkah awal itu ditandai dengan Rapat Koordinasi Bedah Perjanjian Kinerja (Perkin) 2026 yang digelar pada Rabu (4/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung Kepala Biro AUPK UIN Saizu, Nugraha Stiawan, dan dihadiri oleh seluruh pimpinan unit kerja serta koordinator tim kerja di bawah koordinasi Biro AUPK. Nugraha Stiawan menegaskan rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen seluruh unit kerja dalam mencapai target Perkin 2026 yang telah ditetapkan secara resmi.

“Seluruh unit kerja harus memahami secara utuh setiap target Perkin, karena tanggung jawab pencapaiannya bersifat mutlak dan kolektif,” ujarnya. Secara dokumen, Biro AUPK UIN Saizu tercatat memiliki 36 sasaran program dalam Perkin Tahun 2026.

Sasaran tersebut mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari penguatan layanan akademik, peningkatan sarana dan prasarana kampus, pengembangan kompetensi dosen, kemahasiswaan, kerja sama kelembagaan, publikasi ilmiah, layanan informasi, hingga pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

Rapat Bedah Perkin 2026 ini juga menjadi momentum awal kepemimpinan Nugraha Stiawan sebagai Kabiro AUPK UIN Saizu Purwokerto. Oleh karena itu, setiap indikator sasaran program dibedah secara rinci untuk memastikan kesiapan strategi pelaksanaan di masing-masing unit kerja.

“Setiap item sasaran program harus kita pahami satu per satu. Dari sana kita susun strategi yang tepat agar target Perkin tidak hanya tercapai, tetapi juga bisa melampaui target,” jelasnya.

Perjanjian Kinerja Biro AUPK sendiri telah ditandatangani secara resmi oleh Kabiro AUPK bersama Rektor UIN Saizu Purwokerto pada 23 Januari 2026. Nugraha menekankan bahwa koordinasi tidak berhenti pada satu pertemuan saja. Dia memastikan akan ada koordinasi lanjutan yang direncanakan digelar pada Kamis, 5 Februari 2026, sebagai tindak lanjut pembahasan teknis capaian Perkin.

Selain koordinasi, pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci utama keberhasilan realisasi target. “Koordinasi, monitoring, dan evaluasi harus berjalan beriringan dan dilakukan secara serius serta berkesinambungan. Ini menjadi komitmen bersama antara Biro AUPK dan seluruh unit kerja terkait,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas unit kerja dan komitmen bersama, Nugraha Stiawan menyatakan optimistis capaian Perkin Biro AUPK tahun 2026 dapat melampaui target yang telah ditetapkan. “Semua ini merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk menyukseskan visi UIN Saizu Purwokerto sebagai kampus desa yang mendunia,” pungkasnya. (AR/SA)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *