Details

Beri Pembekalan ke Ratusan Mahasiswa PPL, Kalab FTIK UIN Saizu Purwokerto: Guru dan Murid Bagai Tongkat dan Bayangan


Purwokerto- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Saizu Purwokerto memberikan pembekalan kepada seratusan lebih mahasiswa praktik pengalaman lapangan (PPL), di Hall Perpustaan kampus setempat, Senin (15/1/2024). Kepala Laboratorium (Kalab) FTIK UIN Saizu Purwokerto, Yuslam membuka secara resmi pembekalan yang dikemas dalam Workshop Pembelajaran Batch 1 itu.

Menurut Yuslam, sebagai para calon pendidik atau guru, mereka harus memahami peran dan tanggung jawabnya. Guru dan murid diibaratkan sebagai tongkat dengan bayangan. Artinya ketika bayangannya ingin lurus, maka tongkatnya harus lurus terlebih dahulu. Karena, tongkat yang lurus saja bisa kondisi bayangannya bengkok, apalagi jika tongkatnya sudah bengkok.

"Artinya untuk menjadikan murid itu baik, maka guru harus baik dulu. Itu yang tidak gampang. Anda sekalian yang akan menjadi calon guru, maka tidak mau harus bisa melakukannya. Jadi guru itu harus bisa ditiru. Kalau tongkatnya lurus, maka besar harapan bayangannya lurus. Tapi kalau tongkatnya bengkok, jangan harap bayangannya menjadi lurus," jelasnya menganalogikan.

 

Lebih lanjut Yuslam menekankan, guru harus memiliki empat kompetensi, salah satunya kompetensi individual, seperti jujur, sabar dan ikhlas. Sosok guru memang orang yang digugu dan ditiru. Guru bukan profesi sembarangan, bahkan saat mereka sudah purna tugas, mereka akan tetap menjadi sosok yang dihargai dan dihormati di masyarakat.

Jadi, pihaknya berpesan kepada para mahasiswa yang hendak melakukan PPL, diharapkan benar-benar menjaga baik almamater UIN Saizu Purwokerto. Sikap tampang salah satunya. Karena menjadi sosok guru, otomatis akan menjadi cerminan kepada anak-anak didiknya. Maka menjadi calon guru, mereka harus bisa tampil rapih dan bersih, menjaga sopan santun dan kedisiplinan.

Dalam pertemuan Workshop Pembelajaran Batch 1 hari ini, puluhan mahasiswa PPL yang mendapat pembekalan, antara lain dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan Tadris Matematika (TMA). Hadir dalam pembekalan itu, Dosen Sastra Inggris Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Titik Wahyuningsih. (AR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *