Berbekal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Alumni UIN Saizu Tempuh Studi Magister di Turki

UINSAIZU.AC.ID- Kiprah alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto di tingkat internasional terus menunjukkan tren positif. Salah satu prestasi membanggakan datang dari Anita Ulyati Azizah, Alumni Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUAH) angkatan 2019, yang berhasil melanjutkan studi magister (S2) di Turki.
Anita kini tercatat sebagai mahasiswa Bolu Abant İzzet Baysal Üniversitesi, Turki, pada Jurusan Temel İslam Bilimleri di Fakultas İlahiyat. Kampus negeri tersebut dikenal memiliki reputasi kuat dalam pengembangan kajian keislaman, teologi, dan ilmu-ilmu keagamaan berbasis riset akademik.
Keputusan Anita menempuh pendidikan pascasarjana di luar negeri dilandasi keinginannya untuk memperluas perspektif keilmuan serta memperdalam studi Islam dalam konteks global. Menurutnya, atmosfer akademik internasional memberikan pengalaman belajar yang lebih luas, baik dari segi metodologi, pendekatan riset, maupun jejaring ilmiah lintas negara.
“Melanjutkan pendidikan di lingkungan akademik internasional membuka banyak peluang untuk memperluas wawasan, memperdalam kajian keislaman, serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah,” ujar Anita.
Dia menjelaskan, proses perkuliahan di Fakultas Ilahiyat menuntut mahasiswa aktif dalam diskusi akademik, penelitian, serta kajian mendalam terhadap teks-teks Islam klasik dan kontemporer. Tantangan tersebut sekaligus menjadi ruang pengembangan kapasitas akademik secara komprehensif.
Dalam perjalanannya menempuh studi magister, Anita merasakan manfaat besar dari bekal akademik yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir FUAH UIN Saizu Purwokerto. Fondasi keilmuan tersebut dinilainya sangat membantu dalam mengikuti ritme perkuliahan dan riset di Turki.
“Ilmu yang saya peroleh, bimbingan para dosen, serta pengalaman akademik selama kuliah di Prodi IAT FUAH UIN Saizu Purwokerto menjadi fondasi penting dalam perjalanan studi saya saat ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, kemampuan analisis teks Al-Qur’an, kajian kitab-kitab tafsir, serta pemahaman metodologi tafsir yang komprehensif menjadi kompetensi utama yang terus ia kembangkan dalam berbagai tugas akademik dan penelitian.
Keberhasilan Anita melanjutkan studi ke Turki mencerminkan kualitas lulusan FUAH UIN Saizu Purwokerto yang mampu bersaing di level internasional. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di UIN Saizu tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan riset dan adaptasi terhadap dinamika global.
Sebagai alumni, Anita berharap Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora UIN Saizu Purwokerto terus berkembang dan berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap FUAH UIN Saizu semakin maju, terus meningkatkan kualitas akademik, dan semakin dikenal luas sebagai fakultas yang melahirkan lulusan berdaya saing global,” ungkapnya.
Ia juga berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Saizu Purwokerto, khususnya FUAH, untuk berani bermimpi dan merencanakan studi lanjut ke luar negeri.
Kisah Anita Ulyati Azizah menjadi bukti nyata bahwa dengan bekal ilmu tafsir yang kuat, bimbingan dosen berkualitas, serta semangat belajar tinggi, mahasiswa dan alumni UIN Saizu Purwokerto mampu menembus panggung akademik internasional dan berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Islam di tingkat global. (AR/TA)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!