Bangun Komunikasi Terbuka, Senat Mahasiswa dan Dekanat Fakultas Syariah UIN Saizu Perkuat Sinergi

UINSAIZU.AC.ID - Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menggelar Audiensi II bersama jajaran dekanat pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi yang terbuka, responsif, dan berkelanjutan antara mahasiswa dengan pihak fakultas.
Audiensi yang berlangsung di lingkungan Fakultas Syariah UIN Saizu itu mengusung tema “Gempar: Gerakan Aspirasi Mahasiswa sebagai Ruang Suara dan Sinergi Bersama”. Forum ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari agenda dialog sebelumnya yang bertujuan menjaga kesinambungan penyampaian aspirasi mahasiswa.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Komisi D SEMA Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto melalui pembentukan wadah aspirasi bernama GEMPAR atau Gerakan Aspirasi Mahasiswa. Program itu dibentuk sebagai ruang penyaluran suara mahasiswa secara terbuka dan menyeluruh.
Melalui GEMPAR, mahasiswa Fakultas Syariah dapat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kritik, masukan, keresahan, hingga harapan terkait pengembangan fakultas. “Aspirasi bukan sekadar suara yang disampaikan, tetapi bentuk kepedulian agar fakultas terus tumbuh dan berkembang bersama mahasiswanya,” demikian pesan yang disampaikan dalam forum audiensi.
Hasil penjaringan aspirasi melalui GEMPAR kemudian dibahas langsung bersama pihak fakultas dalam suasana dialogis dan kolaboratif. Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam audiensi tersebut.
Beberapa poin yang dibicarakan meliputi pengembangan fasilitas fakultas, penguatan organisasi kemahasiswaan, peningkatan pelayanan akademik, hingga dinamika kegiatan mahasiswa di lingkungan Fakultas Syariah.
Audiensi II tersebut turut dihadiri sejumlah unsur penting fakultas, mulai dari Dekan Fakultas Syariah Prof. Supani, Tim Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Kepala Laboratorium, Kepala Bagian Umum, bendahara fakultas, hingga para pembina komunitas mahasiswa.
Kehadiran berbagai pihak itu dinilai menunjukkan komitmen bersama dalam mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa secara serius dan menyeluruh.
Dekan Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto, Prof. Supani juga memberikan respons positif terhadap berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa. Aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam pengembangan lingkungan akademik yang lebih baik.
Pihak SEMA Fakultas Syariah menegaskan bahwa forum audiensi tidak hanya bersifat seremonial. Ke depan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala setiap satu bulan sekali sebagai bentuk komitmen menjaga komunikasi aktif antara mahasiswa dan pihak fakultas.
“Dialog yang terus dijaga akan melahirkan fakultas yang tidak hanya mendengar, tetapi juga bertumbuh bersama mahasiswanya,” ungkap Perwakilan SEMA Fakultas Syariah.
Melalui GEMPAR dan forum audiensi rutin tersebut, SEMA Fakultas Syariah berharap seluruh suara mahasiswa dapat tersalurkan secara terstruktur dan menjadi energi perubahan bagi lingkungan akademik yang lebih progresif, representatif, serta responsif.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa SEMA Fakultas Syariah terus menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi secara aktif, tidak sekadar sebagai lembaga formalitas, melainkan sebagai jembatan komunikasi antara mahasiswa dan kebijakan fakultas.
“Karena kampus yang baik bukan hanya tempat belajar ilmu, tetapi juga tempat tumbuhnya keberanian untuk mendengar dan memperbaiki.” (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!