Details

Bangun Identitas Digital, UIN Saizu Gelar Workshop Digital Branding dan Personal Presence

UINSAIZU.AC.ID- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan digital melalui program Digicourse, yang kali ini menghadirkan Workshop Personal Branding dan Digital Presence: Bangun Citra Diri Profesional.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (21/10/2025), di Lantai 4 Rektorat UIN Saizu Purwokerto, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan diikuti oleh 20 mahasiswa dari berbagai program studi.

Digicourse merupakan program pelatihan digital yang diinisiasi oleh UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Saizu, sebagai wadah pengembangan kapasitas digital sivitas akademika.

Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan berbagai keterampilan digital yang relevan, mulai dari manajemen jaringan hingga kewirausahaan digital, agar mampu bersaing dan beradaptasi di era teknologi.

Ketua TIPD UIN Saizu Purwokerto, Muchammad Fadlan menyampaikan pentingnya mahasiswa memahami nilai diri dan memanfaatkan media digital secara positif.

“Harapannya melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri dan mulai membangun citra positif melalui media sosial. Dunia digital bukan hanya tempat untuk eksis, tetapi ruang untuk berprestasi dan berkontribusi,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan Ageng Widodo, Dosen Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu Purwokerto, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia mengulas tema Tampil Percaya Diri di Mana Saja dengan penekanan pada pentingnya membangun personal branding sejak dini.

Ageng menjelaskan bahwa personal branding bukan sekadar cara tampil menarik, tetapi strategi untuk menampilkan potensi dan nilai diri secara profesional.

“Personal branding membantu mahasiswa membedakan diri dari orang lain, menunjukkan kompetensi akademik, membuka peluang karier, dan membangun reputasi sejak dini,” jelasnya.

Selain itu, Ageng juga menyoroti pentingnya etika dalam berkomunikasi di dunia digital, karena jejak digital mencerminkan kepribadian seseorang. Ia menegaskan, komunikasi yang sopan, jelas, dan penuh empati adalah kunci membangun reputasi positif di ruang maya.

“Gunakan bahasa yang santun, hindari menyebar hoaks, dan selalu hormati perbedaan pendapat. Respons yang berempati akan menciptakan citra digital yang kuat dan terpercaya,” imbuhnya.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang menggali pengalaman peserta dalam membangun portofolio digital. Para mahasiswa juga diajak mempraktikkan pembuatan profil media sosial yang profesional, termasuk tips memperkuat kehadiran daring di berbagai platform media sosial.

Dengan terselenggaranya Digicourse: Workshop Personal Branding dan Digital Presence, UIN Saizu semakin menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi muda yang unggul, progresif, dan adaptif terhadap perubahan zaman sejalan dengan visinya sebagai “Kampus Desa Mendunia.” (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia

#UINSaizu #WorkshopDigitalBranding #PersonalBranding #DigitalPresence #DigicourseUINSaizu

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *