Awal Tahun 2024, Dua Mahasiswa Adiksi UIN Saizu Raih Emas di Olimpiade Sains Nasional

UINSAIZU.AC.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Pada Tahun 2024 ini, dua mahasiswa Kampus Hijau UIN Saizu, yakni Salma Wardatun Nafisah dan Nazifah Lestiana menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Keduanya merupakan mahasiswa di bawah naungan program Asosiasi Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah (Adiksi). Program ini merupakan program beasiswa dari pemerintah untuk mahasiswa berprestasi. Mereka diberi bantuan berupa biaya pendidikan sekaligus biaya hidup selama delapan semester.
Pembina Adiksi UIN Saizu Purwokerto, Dr Chafid Diyanto mengaku bangga dengan torehan prestasi tersebut. "Salma Wardatun Nafisah meraih medali emas dalam Olimpiade Sains Seluruh Indonesia (OSSI) 2024. Sementara Nazifah Lestiana meraih medali emas di Olimpiade Sains Siswa Nasional (OSSAN) 2024," ungkapnya.

Kedua mahasiswa UIN Saizu Purwokerto itu berhasil mendapatkan predikat A+. Tak hanya itu, di Tahun 2024 ini, Salma Wardatun Nafisah juga menyandang dua gelar sekaligus. Yakni peraih medali perak pada ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Prestasi Maju Indonesia.
“Sungguh membanggakan, semoga dengan prestasi tersebut menjadi langkah awal menuju keberhasilan yang lebih besar di masa depan. Semoga ini dapat menginspirasi mahasiswa Adiksi khususnya dan mahasiswa UIN Saizu Purwokerto yang lain pada umumnya,'' harapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, menjadi mahasiswa berprestasi tentu diidam-idamkan setiap mahasiswa. Karena bisa menjadi kebanggaan sendiri, keluarga, universitas maupun lingkungan sekitar. "Menjadi mahasiswa berprestasi juga merupakan sebuah tantangan dan bukti pencapaian diri bagi mahasiswa," tutur dia.

Untuk menjadi mahasiswa berprestasi, kata dia, tentunya bukan hal yang mudah. Dibutuhkan usaha dan kerja keras. Selalu berpikir positif sekaligus memiliki keyakinan akan kemampuan yang dimiliki. "Itu menjadi hal tak kalah penting agar mereka menjadi mahasiswa berprestasi," jelasnya.
Dr Chafid menyebutkan, mahasiswa memang sering kali berpikir, mahasiswa berprestasi itu mahasiswa yang memenangkan gelar pada ajang kompetisi. Mahasiswa tidak menyadari bahwa menjadi mahasiswa berprestasi bukanlah sekedar gelar yang dialamatkan bagi pemenang kompetisi.
"Akan tetapi juga bagi para mahasiswa yang selama ini aktif serta berkontribusi bagi masyarakat. Menjadi mahasiswa berprestasi adalah sebuah julukan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi dan banyak berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya," bebernya. (AR)
UIN Saizu Maju



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!