Audiensi SEMA Fakultas Syariah UIN Saizu: Suara Aspirasi Menggema, Sinergi dengan Dekanat Kian Menguat

UINSAIZU.AC.ID- Pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar audiensi bersama jajaran dekanat pada Selasa (24/2/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam mengawal aspirasi mahasiswa, serta memperkuat sinergi kelembagaan di lingkungan fakultas.
Ketua SEMA Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto, Siti Nur Khabibah menyebutkan, audiensi tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog strategis untuk menyampaikan suara mahasiswa secara langsung kepada pimpinan fakultas.
Dijelaskan, forum ini menjadi momentum awal kepengurusan baru SEMA dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara profesional dan bertanggung jawab. “Aspirasi bukanlah bentuk perlawanan, melainkan tanda bahwa kepedulian masih tumbuh dan tanggung jawab masih hidup,” ujarnya.
Kepengurusan baru SEMA Fakultas Syariah berupaya membangun komunikasi yang konstruktif dengan pimpinan fakultas. Seluruh Badan Pengurus Harian dan para Koordinator Komisi hadir lengkap dalam pertemuan tersebut, mulai dari Ketua, Wakil Ketua, Co Komisi A, Co Komisi B, Co Komisi C, hingga Co Komisi D.
Kehadiran penuh jajaran pengurus menunjukkan keseriusan SEMA dalam mengemban amanah kelembagaan. “Kami hadir bukan untuk mengkritik tanpa arah, tetapi untuk merawat fakultas ini dengan kepedulian yang nyata,” tegas perwakilan SEMA dalam forum audiensi.
Dalam audiensi tersebut, SEMA menyampaikan sejumlah aspirasi yang telah dihimpun dari mahasiswa selama masa awal kepengurusan. Beberapa isu utama yang menjadi perhatian antara lain:
Penurunan minat dan semangat berorganisasi mahasiswa
Dinamika komunitas internal Fakultas Syariah
Aduan terkait sarana dan prasarana yang dinilai perlu pembenahan

Seluruh aspirasi disampaikan secara sistematis, argumentatif, dan berbasis data lapangan. SEMA menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi secara objektif demi kemajuan fakultas.
Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, yakni Dekan Fakultas Syariah Prof. Supani, Wakil Dekan I Dr. M. Iqbal Juliansyahzen, Wakil Dekan II Dr. Mawardi dan Wakil Dekan III Prof. Hariyanto. Dalam suasana dialog yang hangat dan terbuka, pihak dekanat memberikan tanggapan konstruktif terhadap setiap poin yang disampaikan.
Diskusi berlangsung dengan penuh penghormatan dan semangat kolaboratif. “Ketika mahasiswa dan pimpinan duduk dalam satu meja, yang lahir bukan perdebatan melainkan solusi.” SEMA menilai, respons positif dari dekanat menjadi bukti bahwa mahasiswa dipandang sebagai mitra strategis dalam pembangunan fakultas yang progresif dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.
Audiensi ini sekaligus menegaskan bahwa budaya komunikasi sehat antara mahasiswa dan pimpinan fakultas terus terjaga. SEMA berharap forum serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar aspirasi mahasiswa tersalurkan secara sistematis dan berkelanjutan.
Sebagai lembaga legislatif mahasiswa yang mengusung nama Satyavira, SEMA Fakultas Syariah menegaskan komitmennya untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi. Profesionalisme, objektivitas, dan tanggung jawab menjadi prinsip utama dalam setiap langkah organisasi.
Audiensi ini bukan akhir perjuangan menyuarakan aspirasi, melainkan awal perjalanan panjang membangun Fakultas Syariah yang lebih hidup, produktif, dan berdaya saing. Sebab kampus yang maju bukan hanya tentang fasilitas dan prestasi, tetapi juga tentang keberanian mendengar serta kebijaksanaan dalam merespons.
Melalui forum ini, SEMA membuktikan bahwa suara mahasiswa bukan sekadar gema, melainkan energi perubahan nyata di lingkungan akademik. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuPurwokerto #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!