Details

Artikel Mahasiswa MPI UIN Saizu Tembus Jurnal SINTA 3, Riset Pendidikan di Filipina Jadi Sorotan

UINSAIZU.AC.ID- Prestasi akademik kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Mahasiswi angkatan 2023, Bunga Citra Lestari, berhasil memublikasikan artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA 3.

Artikel karya Bunga terbit di Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh IAIN Bone. Publikasi tersebut masuk dalam Volume 16 Nomor 1 edisi April 2026 dan diumumkan pada Kamis, 30 April 2026.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan akademik MPI UIN Saizu Purwokerto karena artikel yang diterbitkan mengangkat hasil penelitian internasional di Filipina dengan pendekatan Manajemen Mutu Terpadu atau Total Quality Management (TQM).

Bunga menyebutkan, keberhasilan publikasi ilmiah ini bermula saat ia mengikuti program SISMA (Saizu International Student Mobility Awards) di Filipina pada November 2025. Dalam kegiatan tersebut, ia melakukan penelitian mengenai sistem pendidikan di negara tersebut.

Bunga mengungkapkan, ide penelitian muncul setelah mendapatkan arahan dari dosen pengampu mata kuliah Manajemen Mutu Terpadu, Dr. Saefudin Syafii.

“Sebelum saya berangkat ke Filipina untuk kegiatan SISMA, Pak Saefudin berpesan agar saya meneliti pendidikan di sana. Kata beliau, boleh jadi hasil penelitiannya bisa berbuah menjadi artikel atau tugas akhir yang memiliki kebaruan karena lokusnya di luar negeri,” ujar Bunga.

Sepulang dari Filipina, Bunga mulai menyusun artikel ilmiah sejak Desember 2025. Ia melakukan konsultasi intensif terkait kemungkinan menjadikan sekolah luar negeri sebagai objek kajian Manajemen Mutu Terpadu.

Dalam proses penyusunan artikel, Bunga mengaku menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kelengkapan data penelitian. Ia bahkan harus meminta bantuan rekan yang masih berada di Filipina untuk melengkapi sejumlah informasi yang dibutuhkan.

Meski demikian, pengalaman riset internasional tersebut justru memberinya banyak wawasan baru mengenai sistem pendidikan di kawasan pasca konflik.

“Saya senang bahwa apa yang saya teliti di Filipina mampu memberikan insight baru. Pendidikan di sana sangat berbeda dengan Indonesia. Berdasarkan wawancara dan pengamatan dari publikasi resmi menunjukkan bahwa sekolah yang saya teliti sangat relevan dengan fokus kajian saya, yakni Manajemen Mutu Terpadu,” jelasnya.

Artikel ilmiah yang ditulis Bunga berjudul “Implementing Total Quality Management in a Post-Conflict Educational Context: A Case Study of MSU-Integrated Laboratory School, Philippines.”

Penelitian tersebut mengkaji penerapan Manajemen Mutu Terpadu di MSU-Integrated Laboratory School, Marawi City, Filipina, yang berada di wilayah pasca konflik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pasca konflik turut memengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk sektor pendidikan. Dalam situasi tersebut, masyarakat membangun komunitas yang kuat untuk menjaga kebersamaan dan keberlangsungan pendidikan di bawah naungan MSU-System.

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah serta analisis publikasi resmi, sekolah tersebut dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip TQM secara optimal. Implementasi tersebut terlihat melalui penerapan customer focus, continuous improvement, kepemimpinan berorientasi mutu, hingga keterlibatan tim dan pemangku kepentingan.

Koordinator Program Studi MPI, Sutrimo Purnomo, menyampaikan bahwa kampus memiliki komitmen kuat dalam mendorong mahasiswa berkembang di bidang kepenulisan ilmiah dan publikasi jurnal akademik.

“Artikel ilmiah adalah produk pemikiran yang berharga dan sangat mahal. Oleh karena itu, kampus memiliki komitmen kuat kepada para mahasiswa untuk mengembangkan diri di dunia perjurnalan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan telah menghadirkan kebijakan yang mempermudah mahasiswa menyelesaikan tugas akhir melalui jalur publikasi ilmiah sebagai alternatif pengganti skripsi.

“Saya mendorong seluruh mahasiswa MPI untuk ikut berpartisipasi dalam jalur publikasi artikel ilmiah ini. Fakultas telah membuat kebijakan yang memudahkan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir pengganti skripsi. Mari kita semarakkan, karena ini peluang yang sangat potensial bagi mahasiswa,” tegasnya.

Keberhasilan publikasi artikel di jurnal SINTA 3 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain agar lebih berani melakukan penelitian inovatif dan menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Bunga pun mengajak mahasiswa untuk terus belajar dan memanfaatkan setiap kesempatan akademik yang ada.

“Dunia adalah kelas tanpa dinding, maka ambillah ilmu di manapun berada. Tidak harus menunggu pintar untuk menulis, yang paling penting adalah berani memulai, fokus, dan konsisten,” tutupnya. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *