PSM Paranada Insani Siap Tampil di IBCF 2026, Rektor UIN Saizu: Jadi Diplomasi Kebudayaan

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Paranada Insani Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Pre-Competition Concert sebagai bagian dari persiapan menuju 6th International Bandung Choral Festival (IBCF) 2026.
Konser pra-kompetisi tersebut berlangsung di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi para anggota PSM Paranada Insani untuk menunjukkan kesiapan, sekaligus memperoleh dukungan sivitas akademika sebelum tampil dalam kompetisi paduan suara tingkat internasional.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan mengapresiasi kerja keras PSM Paranada Insani yang telah mempersiapkan diri melalui proses latihan yang panjang. Menurutnya, keikutsertaan PSM Paranada Insani dalam ajang internasional tidak sekadar menjadi agenda kompetisi seni, tetapi juga bagian dari upaya membangun prestasi dan reputasi UIN Saizu di tingkat internasional.
“Atas nama pimpinan universitas, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiasi PSM Paranada Insani yang telah menyiapkan persiapan cukup panjang dan melelahkan sebagai sebuah ikhtiar untuk membangun prestasi,” ujar Prof. Ridwan dalam sambutannya.
Rektor menilai Pre-Competition Concert menjadi salah satu langkah penting dalam membangun budaya prestasi di lingkungan UIN Saizu. Menurutnya, prestasi mahasiswa perlu dikembangkan pada berbagai tingkatan, mulai dari regional, nasional hingga internasional.
IBCF 2026 yang menjadi tujuan PSM Paranada Insani, lanjut Prof. Ridwan, memiliki arti strategis karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk membawa nama UIN Saizu dalam panggung internasional.
“Ajang ini adalah ajang level internasional dan keikutsertaan PSM Paranada Insani menjadi satu langkah strategis dalam upaya meneguhkan sekaligus membangun capaian untuk menciptakan reputasi kampus di level internasional,” katanya.

Dia menambahkan, UIN Saizu tidak hanya ingin dikenal sebagai perguruan tinggi yang memiliki karakter keislaman, tetapi juga memiliki berbagai distingsi lain yang dapat ditampilkan melalui prestasi sivitas akademika.
Menurutnya, seni paduan suara menjadi salah satu medium yang dapat memperlihatkan warna dan karakter lain dari UIN Saizu. “Bagaimana mimpi kita bersama bahwa UIN Saizu tidak hanya kemudian dikenal sebagai kampus yang bernuansa agama, tetapi juga memiliki distingsi-distingsi yang lain di luar ekspektasi masyarakat,” ungkapnya.
Selain membangun reputasi institusi, Prof. Ridwan melihat keikutsertaan PSM Paranada Insani dalam festival internasional sebagai bagian dari soft diplomacy atau diplomasi lunak melalui kebudayaan.
Dia menjelaskan, panggung internasional dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia melalui karya seni. “Karena event-nya level internasional, kegiatan ini menjadi bagian dari soft diplomacy, yaitu diplomasi dengan pendekatan kebudayaan,” jelasnya.
Menurut Prof. Ridwan, kehadiran PSM Paranada Insani di IBCF 2026 juga dapat menjadi kesempatan untuk membawa karakter budaya lokal ke ruang yang lebih luas.
Kreativitas mahasiswa melalui seni paduan suara, kata dia, dapat menjadi bagian dari kekuatan dan distingsi UIN Saizu ketika berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah maupun negara.
“Budaya yang diusung oleh kita sebagai entitas kampus mudah-mudahan juga memberikan corak baru, corak yang menjadi distingsi dan ciri khas, serta mungkin juga menjadi kekuatan,” tuturnya.
Di tingkat internal kampus, Rektor juga menilai keberadaan PSM Paranada Insani memiliki peran penting dalam mendukung berbagai agenda besar UIN Saizu. Paduan suara mahasiswa kerap dibutuhkan untuk mengisi kegiatan resmi universitas, termasuk wisuda maupun berbagai agenda akademik dan kelembagaan lainnya.
“PSM ini menjadi sangat penting juga dalam rangka mengisi beberapa event besar yang digelar oleh kampus,” kata Prof. Ridwan. Menurutnya, penampilan seni mahasiswa dapat memberikan warna sekaligus memperkuat atmosfer dalam berbagai kegiatan universitas.

Kehadiran PSM Paranada Insani juga menunjukkan bahwa kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi berkembang melalui berbagai aktivitas seni, kreativitas, organisasi, dan prestasi mahasiswa.
Karena itu, pimpinan UIN Saizu menyatakan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang diinisiasi PSM Paranada Insani. “Kami sangat mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh PSM dan ke depan tentu kita ingin memberikan capaian-capaian yang luar biasa, memberikan raihan prestasi sekaligus juga legacy bagi kampus yang kita cintai,” tegasnya.
Pre-Competition Concert menjadi momentum bagi PSM Paranada Insani untuk memperlihatkan materi lagu yang telah dipersiapkan sebelum berlaga di IBCF 2026. Dalam konser tersebut, PSM Paranada Insani membawakan sejumlah lagu, yakni “Harta Berharga”, “Takkan Berpaling Darimu”, “Cukup Sudah”, “Teganya Kau”, dan “Run to You”.
Rektor berharap proses menuju kompetisi internasional tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa. Dia berpesan agar perjalanan menuju IBCF dijalani dengan semangat, kegembiraan, dan kebersamaan.
“Kami doakan semoga proses perjalanan lomba ini menyenangkan, menggembirakan, dan juga berakhir dengan raihan prestasi yang menggembirakan kita semuanya,” ujar Prof. Ridwan.
Dia berharap Pre-Competition Concert menjadi fondasi awal bagi keberhasilan PSM Paranada Insani dalam membawa nama UIN Saizu pada 6th International Bandung Choral Festival (IBCF) 2026.
Dukungan sivitas akademika, menurutnya, menjadi bagian penting dalam memberikan energi positif kepada para mahasiswa yang akan membawa nama universitas di panggung internasional.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, PSM Paranada Insani diharapkan mampu tampil maksimal sekaligus membawa semangat UIN Saizu sebagai perguruan tinggi Islam yang terus mengembangkan prestasi mahasiswa melalui berbagai bidang, termasuk seni dan budaya. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!