Berita

Jadi Penguji Ujian Tertutup Pascasarjana UIN Walisongo, Dosen UIN Saizu Soroti Perilaku Transaksi Islami Pelaku UMKM

Jadi Penguji Ujian Tertutup Pascasarjana UIN Walisongo, Dosen UIN Saizu Soroti Perilaku Transaksi Islami Pelaku UMKM

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Dosen Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Dr. Ida Nurlaeli dipercaya menjadi salah satu penguji dalam ujian tertutup mahasiswa Program Pascasarjana UIN Walisongo Semarang.

Dr. Ida Nurlaeli menjadi Penguji 1 dalam ujian tertutup atas nama Shovia Indah Firdiyanti dengan judul disertasi “Model Perilaku Transaksi Islami Pelaku UMKM Jawa Tengah di Bank Syariah dengan Intensi Transaksi sebagai Variabel Mediasi”. Ujian tersebut berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Pascasarjana UIN Walisongo, Selasa (22/9/2026).

Ujian berlangsung mulai pukul 13.00–15.00 WIB. Selain Dr. Ida Nurlaeli, tim penguji terdiri atas Dr. Nasihun Amin sebagai ketua, Dr. Afif Noor sebagai sekretaris, Prof. Dr. Muhlis sebagai promotor, dan Prof. Ali Murtadho sebagai kopromotor. Sementara itu, penguji lainnya yakni Dr. Wahab dan Dr. Muchamad Fauzi.

Dalam proses pengujian, Dr. Ida Nurlaeli memberikan sejumlah catatan dan pertanyaan terkait perilaku transaksi masyarakat serta perkembangan industri perbankan syariah di Jawa Tengah.

Salah satu isu yang disoroti berkaitan dengan perkembangan market share perbankan syariah yang dinilai masih menghadapi tantangan untuk tumbuh lebih cepat, meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.

Pertanyaan tersebut diarahkan untuk menggali faktor-faktor yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan syariah, khususnya di kalangan pelaku UMKM Jawa Tengah.

Menurut Dr. Ida, aspek religiusitas saja tidak selalu cukup untuk mendorong peningkatan penggunaan layanan keuangan syariah. Masyarakat juga membutuhkan kecerdasan spiritual dalam melihat pilihan transaksi secara lebih komprehensif. Dia menekankan pentingnya kemampuan masyarakat melihat lembaga keuangan syariah tidak semata-mata dari perspektif keuntungan material.

Dalam perspektif tersebut, nilai transaksi juga dapat dikaitkan dengan motivasi sosial dan prinsip Islam, termasuk semangat berbagi dan membantu sesama. Prinsip “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” menjadi salah satu nilai yang dapat membentuk orientasi masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi.

Dr. Ida Nurlaeli juga menyoroti pola perilaku pengambilan keputusan keuangan masyarakat Jawa Tengah. Menurutnya, keputusan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan dapat dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan, termasuk aspek emosional, ideologis, dan rasional.

Ketiga dimensi tersebut menjadi penting untuk melihat bagaimana pelaku UMKM menentukan pilihan ketika berhadapan dengan produk dan layanan perbankan syariah.

Pembahasan tersebut relevan dengan penelitian yang mengkaji model perilaku transaksi Islami pelaku UMKM Jawa Tengah di bank syariah, khususnya dalam melihat hubungan antara perilaku, intensi transaksi, dan keputusan menggunakan layanan keuangan syariah.

Keterlibatan Dr. Ida Nurlaeli sebagai penguji di Pascasarjana UIN Walisongo menjadi bagian dari kontribusi akademik Dosen UIN Saizu Purwokerto dalam pengembangan kajian ekonomi dan keuangan syariah.

Forum ujian tertutup tersebut sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan akademik mengenai perilaku ekonomi masyarakat, perkembangan perbankan syariah, serta faktor-faktor yang memengaruhi keputusan transaksi pelaku UMKM.

Keterlibatan dosen dalam forum akademik lintas perguruan tinggi juga memperluas jejaring keilmuan sekaligus memperkuat peran UIN Saizu dalam pengembangan kajian keislaman yang berkaitan dengan persoalan ekonomi dan kehidupan masyarakat kontemporer. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *