Fakultas Syariah UIN Saizu Matangkan Persiapan SFNMCC VII 2026, 17 Berkas Diseleksi Jadi Enam Finalis

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus mematangkan persiapan penyelenggaraan 7th Sharia Faculty National Moot Court Competition (SFNMCC) Tahun 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Fakultas Syariah yang digelar di Ruang Rapat Dekan Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto, Selasa, 22 September 2026. Rapat membahas berbagai kesiapan Moot Court Competition (MCC) Tahun 2026.
Antara lain, mulai dari proses seleksi berkas peserta, persiapan babak final, teknis persidangan, hingga rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama kompetisi.
Dekan Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto, Prof. Supani memimpin koordinasi tersebut bersama jajaran pimpinan dan tim pelaksana.
Rapat menjadi bagian dari persiapan tuan rumah dalam menyelenggarakan kompetisi peradilan semu tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa Fakultas Syariah dan Fakultas Syariah dan Hukum dari Perguruan Tinggi Keagaam Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
SFNMCC VII Tahun 2026 merupakan agenda tahunan Fakultas Syariah di lingkungan PTKIN. Pada penyelenggaraan tahun ini, UIN Saizu Purwokerto menjadi tuan rumah kompetisi yang bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang hukum dan peradilan melalui simulasi persidangan.
Wakil Dekan Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto, Dr. Muhammad Iqbal Juliansyahzen mengatakan tahapan seleksi peserta telah berjalan. Panitia menerima 17 berkas dari calon peserta yang kemudian masuk dalam proses seleksi administrasi dan penilaian.
“Ada 17 berkas masuk. Seleksi berkas administrasi menjadi enam untuk tampil pada final,” ujar Dr Iqbal, Selasa (29/9/2026). Enam delegasi dengan hasil seleksi terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti babak final di Kampus UIN Saizu Purwokerto.
Mekanisme tersebut sesuai dengan rancangan kompetisi, di mana seluruh berkas peserta terlebih dahulu melalui tahap penyisihan sebelum enam delegasi dengan nilai tertinggi dinyatakan lolos ke babak final. Sesuai rencana kegiatan, tahapan seleksi berkas berlangsung melalui beberapa proses.
Pengumpulan berkas dilakukan pada 1–4 September 2026, dilanjutkan pengiriman berkas kepada dewan juri pada 7–18 September 2026. Selanjutnya, pengumuman delegasi yang lolos final dijadwalkan pada 22 September 2026. Babak final menjadi tahap utama kompetisi.

Enam delegasi terpilih akan diundang ke UIN Saizu Purwokerto untuk menampilkan simulasi peradilan semu dan memperebutkan posisi terbaik dalam SFNMCC VII Tahun 2026. Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menyiapkan dewan juri yang berasal dari unsur profesional bidang hukum. Dewan juri terdiri atas hakim, jaksa, dan advokat.
Keterlibatan tiga unsur tersebut diharapkan memberikan perspektif yang beragam dalam menilai kemampuan peserta ketika menjalankan simulasi persidangan. Peserta tidak hanya dinilai dari pemahaman terhadap perkara, tetapi juga dari kemampuan memainkan peran dalam proses persidangan.
Dalam pelaksanaan final, setiap delegasi akan menampilkan simulasi persidangan berdasarkan kasus yang telah ditentukan. Penilaian mencakup substansi perkara dan performa setiap peran yang dimainkan oleh peserta. Waktu persidangan juga diatur menggunakan sistem penanda waktu yang dikendalikan time keeper.
Kasus yang digunakan dalam SFNMCC VII Tahun 2026 merupakan perkara pidana. Kompetisi ini dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan praktik peradilan sekaligus menguji kemampuan menerapkan pengetahuan hukum yang diperoleh selama perkuliahan.
Rangkaian kegiatan SFNMCC VII Tahun 2026 dijadwalkan dimulai pada 27 Oktober 2026. Kegiatan pembuka terdiri atas opening ceremony, seminar hukum nasional, technical meeting, forum pimpinan, dan forum mahasiswa.
Rencananya, opening ceremony akan berlangsung pukul 07.30–10.00 WIB di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto lantai 2. Selanjutnya, peserta mengikuti Seminar Hukum Nasional pada pukul 10.00–12.15 WIB.
Setelah istirahat, salat, dan makan, peserta mengikuti technical meeting pada pukul 13.00–15.00 WIB di Gedung Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto lantai 2. Pada waktu yang sama, forum pimpinan dijadwalkan berlangsung di Ruang Rapat Eks-Senat Gedung Rektorat lantai 2.
Rangkaian hari pertama ditutup dengan Forum Mahasiswa pada pukul 15.00–16.00 WIB. Kompetisi peradilan semu kemudian berlangsung selama dua hari, yakni 28–29 Oktober 2026. Pada 28 Oktober, empat delegasi dijadwalkan mengikuti sidang. Sementara dua delegasi terakhir menjalani persidangan pada 29 Oktober sebelum rangkaian kegiatan ditutup dengan closing ceremony. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!