Meski Persiapan Singkat, Anggota Radio Star UIN Saizu Sabet Juara 1 Nasional Social Media Challenge AHM

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Persiapan singkat tidak menghalangi dua mahasiswi Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto untuk meraih prestasi nasional. Faridah Ayu Juliana dan Diana Putri Zakiyah, anggota Radio Star UIN Saizu, berhasil meraih Juara 1 Nasional Social Media Challenge Astra Honda Motor (AHM).
Prestasi tersebut diraih dalam ajang yang digelar Yayasan AHM bersama Data Unboxed by Katadata pada Senin (28/9/2026). Kemenangan ini menjadi bukti kreativitas mahasiswa UIN Saizu Purwokerto dalam memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan positif kepada generasi muda.
Social Media Challenge AHM merupakan kompetisi video kreatif bertema keselamatan berkendara. Ajang tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kompetisi berlangsung dalam dua kategori, yakni Social Media Challenge melalui Instagram dan TikTok serta Short Movie Contest melalui YouTube.
Di balik keberhasilan meraih juara nasional, terdapat cerita tentang persiapan yang dilakukan dalam waktu relatif singkat. Diana Putri Zakiyah mengungkapkan, dirinya bersama tim harus bergerak cepat setelah mengetahui informasi mengenai kompetisi tersebut.
Di tengah kesibukan perkuliahan, mereka segera membentuk tim dan menyusun konsep yang akan diikutkan dalam lomba. “Kalau untuk persiapannya kita tidak lama. Waktu kita tahu, cepat-cepat buat grup dan memberi tahu rencana kita apa dan lomba apa yang kita ikuti,” ungkap Diana.
Keterbatasan waktu tidak membuat keduanya berhenti berkreasi. Mereka memanfaatkan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki untuk menghasilkan konten yang sesuai dengan tema kompetisi.
Bagi Faridah Ayu Juliana, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, seperti editing video. Kemampuan menerima masukan dan bertukar gagasan dengan orang lain justru menjadi bagian penting dalam proses kreatif.
“Skill yang harus dimiliki, mampu menerima saran dari orang dan sharing. Sharing dengan orang lain dan tim akan membuka ide baru atau peluang baru,” kata Faridah. Menurutnya, proses berdiskusi membuat ide berkembang dan membuka kemungkinan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Pengalaman mengikuti kompetisi tersebut juga membuat Faridah memiliki pesan khusus bagi mahasiswa yang masih ragu untuk menunjukkan karya. Dia melihat rasa malu menjadi salah satu alasan yang membuat sebagian mahasiswa menunda untuk memulai sesuatu yang sebenarnya ingin mereka lakukan.
“Pesan untuk mahasiswa, jangan malu untuk memulai karena rata-rata yang dialami oleh mahasiswa rasa malu. Saya sudah menemukan beberapa teman pengen, tapi malu sehingga tidak memulai,” ujarnya.
Faridah mengajak mahasiswa untuk berani mengambil langkah pertama selama karya atau aktivitas yang dilakukan tidak merugikan orang lain. “Oleh karena itu, mari kita mulai dan selagi tidak merugikan orang lain,” lanjutnya.
Prestasi Faridah dan Diana sekaligus menjadi kado istimewa bagi Radio Star UIN Saizu yang memasuki usia 22 tahun. Capaian tersebut menunjukkan bahwa radio kampus tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan penyiaran, tetapi juga menjadi wadah untuk mengasah kreativitas di bidang produksi konten digital.
Melalui prestasi di Social Media Challenge AHM, anggota Radio Star UIN Saizu turut menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyampaikan kampanye edukatif, termasuk pesan keselamatan berkendara kepada generasi muda.
Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa keberanian untuk memulai, kemampuan bekerja dalam tim, serta keterbukaan terhadap masukan dapat menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan karya kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!