Berita

Guru Besar UIN Saizu Kunjungi Suez Canal University Mesir, Jajaki Kolaborasi Riset Internasional

Guru Besar UIN Saizu Kunjungi Suez Canal University Mesir, Jajaki Kolaborasi Riset Internasional

MESIR, UINSAIZU.AC.ID- Guru Besar Ilmu Tafsir Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Naqiyah Mukhtar mengikuti kunjungan akademik delegasi Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Indonesia ke Suez Canal University, Mesir.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik internasional serta menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan penelitian. Delegasi Indonesia diterima langsung oleh Rektor Suez Canal University, Prof. Nasser Saeed Mandour.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Pascasarjana dan Penelitian, Prof. Mohamed Saad Zaghloul, serta sejumlah pimpinan Institute of Afro-Asian Studies for Postgraduate Studies.

Pertemuan ini membahas berbagai peluang kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dan Mesir, termasuk pertukaran pengetahuan, penyelenggaraan forum ilmiah, serta pengembangan penelitian bersama. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik kedua negara sekaligus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat.

Keikutsertaan Prof. Naqiyah Mukhtar dalam delegasi tersebut mencerminkan kontribusi akademisi UIN Saizu dalam memperluas jejaring keilmuan dan memperkuat kiprah perguruan tinggi Islam Indonesia di tingkat global.

Sebagai Guru Besar Ilmu Tafsir, Prof. Naqiyah memiliki bidang keilmuan yang relevan untuk memperkuat dialog akademik lintas negara, khususnya dalam kajian Al-Qur’an dan studi keislaman. Pertemuan akademik lintas negara juga membuka peluang pertukaran perspektif serta pengembangan kajian multidisipliner.

Selain membahas kerja sama kelembagaan, kunjungan tersebut diarahkan untuk menjajaki berbagai kegiatan akademik, seperti kuliah umum, diskusi ilmiah, dan penelitian kolaboratif. Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan meliputi pendidikan, lingkungan, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas komunikasi antarakademisi, tetapi juga mendorong lahirnya kegiatan ilmiah dan publikasi bersama yang memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan.

Delegasi tersebut tergabung dalam Asosiasi Profesor Muslimat NU, organisasi akademisi perempuan yang didirikan pada 10 Mei 2025. Asosiasi ini menghimpun guru besar, peneliti, dan pemimpin akademik perempuan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Keberadaan asosiasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan perempuan dalam pendidikan tinggi, mengembangkan kolaborasi penelitian, serta mendorong kontribusi keilmuan dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Partisipasi dalam kunjungan akademik ke Mesir menjadi salah satu upaya memperluas keterlibatan akademisi perempuan Indonesia dalam jejaring keilmuan internasional. Melalui interaksi dengan perguruan tinggi mitra, para akademisi berpeluang membangun komunikasi, berbagi pengalaman, dan merintis kerja sama yang dapat ditindaklanjuti dalam kegiatan akademik.

Bagi UIN Saizu, keterlibatan Prof. Naqiyah Mukhtar dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi Islam. Jejaring akademik yang terbentuk diharapkan membuka peluang lebih luas dalam pengembangan studi Islam, penelitian multidisipliner, pertukaran keilmuan, dan publikasi ilmiah.

Kunjungan ke Suez Canal University sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan pendidikan dan pembangunan. Melalui keterlibatan aktif para akademisi, UIN Saizu terus mendorong kontribusi keilmuan yang tidak hanya berkembang di tingkat nasional, tetapi juga terhubung dengan komunitas akademik global. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *