Details

UIN Saizu Bahas Kerja Sama Strategis dengan RS Wijayakusuma Purwokerto, Perkuat Layanan Kesehatan dan Tridharma

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra. Kali ini, UIN Saizu menggelar rapat pembahasan draf kerja sama dengan Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto yang berfokus pada penguatan layanan kesehatan bagi sivitas akademika sekaligus pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi.

Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Wakil Rektor III pada Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menyusun nota kesepahaman yang saling menguntungkan antara kedua institusi, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji, dan dihadiri Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Dr. Rahmini Hadi, Penanggung Jawab Klinik Pratama Isyfina Medika dr. Santi Subiyanti, serta Koordinator Tim Humas UIN Saizu Purwokerto, Safrudin Aziz.

Sementara dari pihak Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto hadir Anton H. selaku Kepala Instalasi Pendidikan (Kainstal Dik), didampingi Wibowo selaku Kepala Bidang Perencanaan Program (Kabid Renprogar) bersama tim kerja sama rumah sakit.

Dalam pembahasan tersebut, Prof. Sunhaji menjelaskan bahwa kerja sama tidak hanya diarahkan pada pelayanan kesehatan bagi sivitas akademika, tetapi juga penguatan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi melalui berbagai program kolaboratif.

Beberapa ruang lingkup yang dibahas meliputi pelayanan kesehatan bagi sivitas akademika UIN Saizu, pendidikan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat,
pelaksanaan pelatihan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pertukaran narasumber dan tenaga ahli, rujukan pasien, serta pelayanan kesehatan bagi mahasiswa, baik mahasiswa dalam negeri maupun mahasiswa internasional.

Menurut Prof. Sunhaji, sinergi tersebut memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan seiring berkembangnya program studi umum di UIN Saizu. "UIN Saizu saat ini telah memiliki Fakultas Sains dan Teknologi dengan sejumlah program studi umum," ujarnya.

Khususnya Program Studi Informatika dan Ilmu Lingkungan memiliki peluang besar untuk bersinergi dengan Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Prof. Sunhaji menambahkan, perkembangan UIN Saizu sebagai perguruan tinggi keagamaan yang juga mengembangkan rumpun ilmu sains dan teknologi membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan rumah sakit.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi, mulai dari riset kesehatan, digitalisasi layanan rumah sakit, pengembangan sistem informasi kesehatan, hingga kajian lingkungan yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Dengan demikian, kerja sama yang dirancang tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

Menanggapi rencana tersebut, Anton selaku Kepala Instalasi Pendidikan Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto menyampaikan apresiasi atas inisiatif UIN Saizu dalam membangun kemitraan strategis. Dia menegaskan bahwa pihak rumah sakit siap mendukung berbagai program yang akan dilaksanakan bersama.

"Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap berkolaborasi secara sinergis dengan UIN Saizu Purwokerto. Kami juga siap diundang apabila ke depan terdapat kegiatan yang membutuhkan dukungan kami, baik dalam layanan kesehatan maupun pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala P2B UIN Saizu Purwokerto, Dr. Rahmini Hadi, turut memberikan masukan terhadap draf kerja sama yang disusun kedua belah pihak. Dia menjelaskan bahwa layanan kesehatan dasar bagi Sivitas Akademika UIN Saizu telah difasilitasi melalui Klinik Pratama Isyfina Medika.

Karena itu, mekanisme pelayanan dalam kerja sama perlu ditegaskan, agar tidak terjadi tumpang tindih. "Layanan kesehatan gratis bagi sivitas akademika telah disediakan di Klinik Pratama Isyfina Medika," ujarnya.

Apabila membutuhkan layanan lanjutan, kata dia, sivitas akademika dapat memanfaatkan BPJS Kesehatan maupun pembiayaan secara mandiri di Rumah Sakit Wijayakusuma. Karena itu, dalam kerja sama ini ditegaskan tidak terdapat mekanisme penyetoran biaya dari universitas kepada pihak rumah sakit.

Penegasan tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan substansi naskah kerja sama agar implementasinya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, Koordinator Tim Humas UIN Saizu, Safrudin Aziz, menyampaikan bahwa hasil pembahasan rapat akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen kerja sama sebelum diajukan kepada pimpinan kedua institusi.

"Draf kerja sama yang telah disusun oleh Rumah Sakit Wijayakusuma akan kami sempurnakan berdasarkan hasil pembahasan bersama. Selanjutnya akan kami konsultasikan kembali kepada pimpinan UIN Saizu sebelum dikirimkan kepada pihak rumah sakit untuk ditelaah kembali," ungkapnya.

Rapat berlangsung dalam suasana konstruktif dengan berbagai masukan dari kedua belah pihak. Seluruh peserta menyepakati hasil pembahasan sebagai dasar penyempurnaan naskah kerja sama sebelum memasuki tahap penandatanganan resmi. (AR/SA)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

  •  

Post Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *