Rektor UIN Saizu Minta Panitia PBAK 2026 All Out, DEMA Gelar Upgrading untuk Perkuat Integritas dan Kolaborasi

UINSAIZU.AC.ID- Pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Saizu Purwokerto Tahun 2026.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan kegiatan Upgrading Penyelenggara PBAK 2026 di Pendopo Sipanji Purwokerto, Minggu (14/6/2026). Kegiatan mengusung tema “Optimalisasi Kinerja Organisasi Melalui Penguatan Integritas, Tanggung Jawab, dan Kolaborasi.”
Kegiatan tersebut diikuti seluruh panitia terpilih PBAK 2026. Upgrading berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, kesiapan, dan profesionalitas panitia dalam menyambut mahasiswa baru.
Agenda dibuka Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan.
Dia menegaskan bahwa PBAK memiliki peran penting sebagai pintu gerbang mahasiswa baru mengenal kehidupan kampus, budaya akademik, serta lingkungan kemahasiswaan. Karena itu, Prof. Ridwan meminta seluruh panitia untuk bekerja secara maksimal dan menunjukkan dedikasi tinggi selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung.
.jpeg)
“PBAK merupakan proses awal mahasiswa baru mengenal kampus. Karena itu, panitia harus benar-benar siap, bekerja secara total, serta menunjukkan komitmen yang tinggi agar mahasiswa baru mendapatkan pengalaman pertama yang positif di lingkungan UIN Saizu,” tegasnya.
Menurut Rektor, kesuksesan PBAK tidak hanya ditentukan oleh kelancaran teknis kegiatan, tetapi juga kemampuan panitia dalam menciptakan suasana yang edukatif, inklusif, nyaman, dan berkesan bagi mahasiswa baru. Dia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional dengan mengedepankan kolaborasi, tanggung jawab, dan komunikasi yang efektif antaranggota panitia.
Pada sesi inti kegiatan, peserta mendapatkan materi dari Noto Saputro yang membahas penguatan kapasitas organisasi, integritas, tanggung jawab, serta pentingnya kolaborasi dalam menjalankan kepanitiaan. Materi tersebut dirancang untuk membekali panitia dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam mengelola kegiatan berskala besar seperti PBAK.
Melalui sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya koordinasi yang baik, pembagian tugas yang jelas, serta etos kerja profesional guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai tujuan. Selain pematerian, upgrading juga menghadirkan berbagai agenda pendukung yang bertujuan mempererat hubungan antaranggota panitia.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, dan sambutan. Selanjutnya panitia mengikuti sesi ice breaking, penyampaian peraturan PBAK, pembacaan Undang-Undang PBAK, perkenalan antar divisi, diskusi internal, hingga evaluasi kesiapan kepanitiaan.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kekompakan tim sekaligus menyelaraskan visi dan strategi pelaksanaan PBAK 2026. Melalui kegiatan upgrading ini, DEMA UIN Saizu berharap seluruh penyelenggara PBAK 2026 mampu menjadi tim yang solid, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi dalam melayani mahasiswa baru.
Kesiapan panitia yang matang diyakini akan menjadi faktor penting dalam menghadirkan pelaksanaan PBAK yang berkualitas, edukatif, serta memberikan pengalaman pertama yang positif bagi mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademik di UIN Saizu Purwokerto.
Dengan sinergi yang kuat antara panitia, organisasi mahasiswa, dan pihak kampus, PBAK 2026 diharapkan mampu menjadi momentum pengenalan kampus yang inspiratif sekaligus membangun karakter mahasiswa baru yang adaptif, aktif, dan siap berkontribusi dalam kehidupan akademik maupun kemasyarakatan. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia