Pascasarjana UIN Saizu Gelar Ujian Doktor ke-86, Angkat Disertasi tentang Pendidikan Afektif

UINSAIZU.AC.ID- Pascasarjana Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menyelenggarakan ujian terbuka promosi doktor ke-86 pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Ujian Doktor Gedung Pascasarjana UIN Saizu mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.
Pada kesempatan tersebut, promovendus Unik Fepriyanti, mempresentasikan disertasinya yang berjudul Pendidikan Afektif dalam Membentuk Karakter Siswa Madrasah Ibtidaiyah di Purbalingga. Ujian ini dihadiri tim penguji Prof. Ridwan, Dr. Novan Ardi Wiyani, Prof. Tutuk Ningsih, Prof. Rohmat, Prof. Kholid Mawardi, Dr. Abu Dharin, Prof. Sunhaji, serta Prof. Idi Warsah.
Dalam disertasinya, Unik Fepriyanti mengkaji implementasi pendidikan afektif dalam membentuk karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik pendidikan afektif dalam proses pembelajaran serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa.
Sebagaimana disebutkan dalam abstrak disertasi, “Pendidikan afektif di Madrasah Ibtidaiyah dilaksanakan melalui pembelajaran, pembiasaan, dan kegiatan ekstrakurikuler untuk membentuk karakter siswa.” Kutipan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pembiasaan dan aktivitas di luar pembelajaran formal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan siswa di MI Negeri 1 Purbalingga serta MI Istiqomah Sambas Purbalingga. Adapun objek kajian berfokus pada pelaksanaan pendidikan afektif melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan, dan ekstrakurikuler.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan afektif di kedua madrasah tersebut diimplementasikan secara terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran sebagai bagian dari pembelajaran formal.
Selain itu, pembiasaan positif menjadi sarana internalisasi nilai dalam kehidupan sehari-hari, sementara kegiatan ekstrakurikuler menjadi ruang aktualisasi nilai dalam tindakan nyata. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan afektif mampu membentuk karakter siswa yang mencerminkan nilai-nilai utama seperti shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (komunikatif), dan fathanah (cerdas).
Disertasi ini juga menawarkan desain pendidikan afektif yang dapat dijadikan rujukan oleh para pendidik, meliputi pemahaman konsep, strategi pembelajaran, lingkungan pendukung, serta evaluasi pada ranah afektif.
Melalui penelitian ini, diharapkan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam, khususnya dalam penguatan karakter siswa Madrasah Ibtidaiyah, semakin berkembang. Ujian promosi doktor ini sekaligus menegaskan komitmen Pascasarjana UIN Saizu dalam melahirkan karya ilmiah yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan pembangunan karakter bangsa. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia