P2B UIN Saizu Seleksi 16 Tenant Berkualitas untuk FoodCourt Kampus 2 di Purbalingga

UINSAIZU.AC.ID- Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menyelenggarakan kegiatan Beauty Contest FoodCourt Kampus 2 pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Fakultas Dakwah Lantai 2 Kampus 2 UIN Saizu di Purbalingga.
Beauty contest tersebut diikuti 16 peserta calon tenant. Beauty contest ini menjadi bagian dari proses seleksi tenant untuk mengisi empat gerai kosong yang tersedia di area FoodCourt Kampus 2 UIN Saizu.
Melalui seleksi tersebut, P2B berupaya menghadirkan pelaku usaha kuliner yang tidak hanya memiliki produk unggulan, tetapi juga memenuhi standar kualitas pelayanan, kebersihan, serta kesiapan operasional usaha.
Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Saizu Purwokerto, Dr. Rahmini Hadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seleksi tenant menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat, kompetitif, dan berkualitas.
Menurutnya, keberadaan FoodCourt Kampus 2 diharapkan dapat menjadi pusat kuliner kampus yang nyaman bagi mahasiswa dan sivitas akademika sekaligus mendukung pengembangan UMKM mitra kampus.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan tenant yang mampu memberikan pelayanan terbaik dengan kualitas produk yang terjaga. Selain itu, FoodCourt Kampus 2 juga diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi UMKM yang berkembang bersama UIN Saizu,” ujarnya.

Penjelasan teknis pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Sekretaris P2B UIN Saizu, Asep Amaludin. Dalam arahannya, peserta diberikan penjelasan mengenai mekanisme presentasi, aspek penilaian, hingga ketentuan display produk yang menjadi bagian penting dalam proses seleksi.
Setiap peserta mendapat kesempatan mempresentasikan profil usaha, konsep bisnis, daftar menu beserta harga, hingga menampilkan produk andalan di hadapan dewan juri. Tidak hanya itu, peserta juga diwajibkan menyajikan menu utama dan menu tambahan sebagai bagian dari penilaian kualitas produk dan inovasi usaha.
Kegiatan berlangsung antusias dan kompetitif. Beragam konsep kuliner kreatif ditampilkan oleh para peserta dengan ciri khas dan keunggulan masing-masing. Proses penilaian dilakukan secara objektif oleh tiga orang dewan juri dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting.
Beberapa indikator penilaian meliputi kualitas produk, inovasi menu, kebersihan, pelayanan, kesiapan operasional, hingga potensi pengembangan usaha ke depan. Melalui kegiatan tersebut, P2B UIN Saizu berharap tenant yang terpilih nantinya mampu menghadirkan variasi kuliner berkualitas sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.
Selain menjadi ajang seleksi tenant, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen kampus dalam membuka ruang pengembangan usaha bagi pelaku UMKM dan mitra bisnis yang memiliki potensi berkembang bersama UIN Saizu. Hasil seleksi nantinya akan menentukan empat tenant terbaik yang berhak menempati dan menjalankan usaha di FoodCourt Kampus 2 UIN Saizu di Purbalingga. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia